Home / Metro Palangka Raya

Minggu, 21 Juni 2020 - 19:10 WIB

Kenakalan Remaja Meningkat, Orang Tua Harus Tegas Terhadap Anak

Widya Kumala Sari, Satgas Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Provinsi Kalimantan Tengah. Foto : Am

Widya Kumala Sari, Satgas Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Provinsi Kalimantan Tengah. Foto : Am

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Banyaknya kenakalan remaja di Kota Palangka Raya, seperti para pelaku balap liar dan bahkan ada yang tertangkap petugas kepolisian saat sedang pesta minuman keras dan lem fox membuat orangtua prihatin.

Dalam hal ini Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Widya Kumala Sari mengingatkan seluruh orang tua lebih meningkatkan pola didik di keluarga untuk mencegah pergaulan bebas anak-anaknya.

Menurut Widya Kumala,  pola didik orang tua di keluarga mampu membentuk perilaku anak yang baik sehingga dapat mencegah pergaulan bebas. Hal ini dibuktikan saat dirinya melakukan pembinaan bersama Bidhumas Polda Kalteng terhadap para remaja akhir-akhir ini.

“Kenakalan remaja selama pandemi di hari libur sekolah mungkin karena lepasnya kontrol dari orang tua yang diduga menjadi faktor utama penyebab kenaikan angka kenakalan remaja,” kata Widya Kumala Sari, Minggu (21/6/2020) Sore.

Baca Juga :  Dalam Sehari, Tiga Budak Sabu Puntun Diciduk Polisi

Dijelaskan Widya, meningkatnya kenakalan remaja ini dikarenakan mereka mencari jati diri yang salah. Sehingga lepas kontrol dari pengawasan orang tua dan kurangnya bekal agama.

Saat masa pandemi ini seluruh sekolah diliburkan dan disitu peran orang tua selalu aktif berkomunikasi untuk menjaga anaknya, sehingga pergaulan mereka terkontrol dan selalu dalam pengawasan orang tua.

“Sangat penting peran dari orang tua untuk itu perlu penegasan sehingga anak-anak kita tidak terjerumus ke pergaulan bebas,” ungkap Widya.

Seperti akhir-akhir ini pihak Satgas Perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA) dan Bidhumas Polda Kalteng melakukan pembinaan terhadap remaja yang perilakunya sudah lepas kontrol dan dari pihak Direktorat Samapta Polda Kalteng juga melakukan pembinaan terhadap pelaku balap liar dan para remaja yang kedapatan sedang pesta minuman keras serta lem fox.

Baca Juga :  Teroris Rencanakan Sasaran Aksi di Jakarta, Target Kalteng Jadi Lokasi Uzla

“Yang jelas, orang tua sering-sering melakukan komunikasi dengan anak. Bahkan bila perlu isi handphone perlu dicek sehingga mengetahui aktivitas anak di luar sana,” beber Widya.

Widya berharap untuk mengatasi hal seperti ini perlu dilakukan secara bersama-sama. Jika anak salah ditegur karena dampak dari kenakalan remaja tersebut sangat berbahaya dan masa depan yang terancam.

“Mari kita sama-sama saling menjaga dan mengarahkan ke hal-hal yang positif,” imbuhnya.

Untuk balapan liar sendiri lanjut Widya, sebenarnya semua orang tau sayang terhadap anak memberikan sepeda motor untuk sekolah. Tetapi malah digunakan untuk hal yang tidak baik.

“Mungkin penyampaian rasa sayangnya salah ya, karena usia mereka belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor dan dampak dari balap liar itu sangat merugikan diri sendiri,” ucapnya. (am)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Ditsamapta Polda Kalteng Kembali Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Metro Palangka Raya

Pengedar Sabu Jalur Pelairan Dibekuk Ditpolairud Polda Kalteng

Metro Palangka Raya

Hindari Petugas PSBB, Sopir Travel Suruh Penumpangnya Jalan Kaki

DPRD Kota

Aspirasi Warga Harus Diakomodir dalam RKPD

Metro Palangka Raya

Rektor UPR Harapkan Industri Hulu Migas Sediakan Energi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

DPRD Kota

Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan Saat Pencoblosan

Metro Palangka Raya

Pemuda yang Mendoakan Palangka Raya Terjadi Bencana Diciduk Polisi

Metro Palangka Raya

Hasil Visum, Ini Diduga Penyebab Kematian Yongki
error: Content is protected !!