Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrim

Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Nenie A. Lambung. Foto : Ra

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Kota Palangka Raya saat ini tengah dilanda cuaca ekstrim, seperti adanya angin kencang hingga petir akibat peralihan musim hujan ke musim kemarau. Bahkan, cuaca ekstrim tersebut telah menelan korban meninggal dunia.

Untuk itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Nenie A. Lambung meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat lebih waspada jika terjadi cuaca ekstrim, dengan mematikan alat elektronik seperti televisi, radio, gawai serta komputer. Bahkan masyarakat yang berada di luar rumah untuk tidak berteduh di bawah pohon ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

“Karena kan kita tau, di Palangka Raya sendiri kerap terjadinya pohon tumbang yang memakan korban meninggal dunia. Untuk itu, saya minta masyarakat agar dapat lebih waspada,” kata Nenie A. Lambung kepada awak media, Selasa (19/5/20)

Lebih lanjut dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mengecek instalasi listrik di tiap rumahnya. Pasalnya kebakaran rumah juga kerap terjadi pada saat cuaca ekstrim.

“Selain itu, pada saat cuaca ekstrim kan sering juga terjadi kebakaran rumah akibat petir yang menyebabkan listrik tidak stabil. Jika instalasi listrik di rumah ada yang rusak, kan itu bisa memicu terjadinya kebakaran,” ucapnya. (Ra)

Berita Terkait