Tak Enak Menjadi Orang Berstatus ODP

Kepala Dinas Kesehatan Katingan, dr Robertus Pramuria. Foto : MI

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Berdasarkan data terakhir pada Rabu (1/4/2020) kemarin, jumlah warga Kabupaten Katingan yang masuk dalam status orang dalam pengawasan (ODP) meningkat menjadi 30 orang.

Status menjadi orang orang dalam pantauan ODP tidak mengenakan. Sebab benar-benar dilarang keras untuk keluar. Bahkan jika perlu diberikan peringatan keras jika memaksa tetap mau keluar rumah.

“Untuk itulah agar hal ini tidak terjadi, lebih baik kita menjaga diri, dan berdiam diri di rumah saja. Ikuti dan patuhi himbauan pemerintah, agar virus ini segera berakhir,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, dr Robertus Pramuria, Rabu (1/4/2020).

Dikatakan Robert, dalam rangka upaya pemutusan mata rantai penularan penyakit Corona atau Covid 19 di Kabupaten Katingan terus diperketat oleh Pemerintah Kabupaten Katingan. Seluruh warga yang kini menyandang status Orang Dalam Pemantauan (ODP), tidak diperbolehkan sama sekali untuk keluarga rumah, termasuk keluarganya.

“Sedangkan PDP satu orang yang kini sudah ditangani pihak Doris Silvanus Palangka Raya. PDP ini yang dirujuk pada tanggal 19 Maret lalu. Untuk saat ini masih menunggu hasil tes. Namun untuk perkembangannya, infonya sudah membaik. Tapi ini tidak positif,” timpalnya. (MI)

 

Berita Terkait