Home / Nasional

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:05 WIB

Ini Alasan KPK Belum Tahan Bupati Kotim

JAKARTA, KaltengEkspres.com – Meski telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas kasus gratifikasi (suap) terkait pemberian izin usaha pertambangan (IUP) kepada tiga perusahaan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sampai saat ini Bupati Kotim Supian Hadi belum juga ditahan.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, belum ditahannya Bupati Kotim ini lantaran penyidik masih bekerja untuk menuntaskan kasus ini dengan melengkapi berkas perkaranya.

“Kita tunggu penyidik bekerja dulu. Nanti bila ada perkembangan selanjutnya akan kita informasikan,”ucapnya singkat ketika dikonfirmasi via telpon seluler (ponsel) baru-baru ini.

Baca Juga :  Tingkatkan Keahlian Petugas Perpajakan, BPPRD Seruyan Gelar Bimtek

Terpisah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, nasib Bupati Kotim Supian Hadi dalam kasus ini telah diserahkan sepenuhnya kepada KPK.

“Kami serahkan kepada KPK, yang penting tetap menggunakan asas praduga tak bersalah,” kata Tjahjo, Senin (11/2/2019).

Menurut Tjahjo, jika nanti yang bersangkutan telah ditahan KPK, maka pemerintahan sepenuhnya diserahkan kepada wakilnya yang melaksanakan tugas sehari-hari.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Bupati Kotim Supian Hadi ini ditetapkan tersangka karena tersandung kasus gratifikasi terkait pemberian IUP kepada tiga perusahaan pertambangan di Kabupaten Kotim. Tiga perusahaan tersebut, yakni PT FMA (PT Fajar Mentaya Abadi), PT BI (Billy Indonesia), dan PT AIM (Aries Iron Mining).

Baca Juga :  Sepekan Kedepan, Wilayah Indonesia Masih Diguyur Hujan

Akibat perbuatannya ini, negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp5,8 triliun dan 711 ribu dolar AS. Kerugian itu disebut KPK berasal dari produksi hasil pertambangan bauksit, kerusakan lingkungan, serta kerugian kehutanan akibat produksi dan kegiatan pertambangan. (rs)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Sukses Tambah Pelanggan, Kunci Membaiknya Kinerja PLN 2023

Nasional

Istri Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur Ditangkap Polisi

Hukum Kriminal

Tiga Rumah Mewah Jadi Sarang Judi Online

Nasional

Pangan Lokal Bisa Jadi Pilihan Cegah Stunting

Nasional

Dua Pasien Covid-19 di Batam Meninggal Dunia

Nasional

Polisi Tangkap Teroris di Condet

Nasional

Polri Tetapkan Seorang Anggota KKB Tersangka

Metro Palangka Raya

Rayakan Hari Bumi, PLN dan WRI Kolaborasi Hadirkan Produk Hijau