Gelapkan 20 Karung Pupuk Perusahaan, Warga Tasik Diringkus Polisi

SAMPIT,Kaltengekspres.com – Agus Sutisna (32) meringkuk diruang tahanan Mapolres Kotim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Warga Tasik Melaya Jawa Barat ini diringkus karena kedapatan menggelapkan 20 karung pupuk dengan berat perkarung 50 kilogram (Kg), milik perusahaan PT SWITEK.

Kapolsek Baamang Hulu AKP Agus Tri mengatakan, pelaku ini ditangkap pada Rabu (31/1/2018) lalu. Tempat Kejadian Perkara (TKP) penangkapannya di Jalan Samekto RT 2 Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang. Penangkapan pelaku ini berawal, saat tersangka yang bekerja sebagai sopir truk ini berangkat mengangkut pupuk dari PT. SWITEK.

Rencananya pupuk tersebut hendak dibawa ke Jalemo State PT Sinar mas di Gunung Mas menggunakan kendaraan truk dum Mitsubhisi milik PT. SWITEK KH8598FM. Namun dalam perjalanan tepatnya di Jalan Samekto, pelaku malah melarikan pupuk tersebut ke gudang dan hendak menurunkan untuk menjual kepada pembeli penadahnya bernama Idrus.

“Saat itu kita sedang melakukan penyelidikan. Sehingga akhirnya tersangka diketahui kemudian dilakukan penangkapan bersama barang bukti (barbuk) pupuk yang disimpannya di dalam gudang. Sampai saat ini penadahnya masih kita cari,”ungkap Agus Sabtu (10/2/2018).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait dalang pelaku penadahnya bernama Idrus. Sedangkan pelakunya telah diamankan di Mapolres Kotim. “Akibat perbuatannya ini pelaku dijerat pasal 374 KUHP tentang penggelapan. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,”papar Agus.(MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here