Home / Lamandau

Selasa, 21 November 2017 - 15:28 WIB

Pelimpahan Tahanan di Lamandau Diwarnai Isak Tangis Keluarga

NANGA BULIK, Kaltengekspres.com – Pelimpahan tahanan tersangka kasus pengangkutan ratusan potong kayu ulin ilegal (tanpa dokumen) ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIB Pangakalan Bun diwarnai isak tangis keluarga. Pelimpahan penahanan ini karena berkas perkaranya telah P21. Sehingga akhirnya penyidik Satuan Reskrim Polres Lamandau, melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamandau.

Kasi Pidum Kejari Lamandau Choirul Arifin mengatakan, Kejari Lamandau baru saja menerima pelimpahan berkas perkara kasus pengangkutan kayu Ulin ilegal dari Polres Lamandau

Baca Juga :  Nyawa Nenek Diserempet Truk di Katingan Selamat, Sopir Truk Berhasil Ditangkap

“Kami baru saja menerima dua berkas perkara terkait kasus kayu ulin ilegal dengan jumlah tersangka sebanyak 4 orang, lebih lanjutnya nanti melalui telepon saja” ungkap Choirul sebelum menaiki mobil untuk mengantar para tersangka menuju Lapas Klas IIB Pangkalan Bun, Selasa (21/11/2107).

Keempatnya langsung dibawa ke Lapas Klas IIB Pangkalan Bun dengan mengunakan mobil tahanan Kejaksaan setelah sempat beberapa jam berada di Kantor Kejari Lamandau.

“Keempatnya kita tahan di Lapas Pangkalan Bun dengan status tahanan titipan, sedangkan untuk berkas kemungkinan minggu depan akan kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Pangkalan Bun” ucap Choirul melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Begini Kronologis Buaya Memangsa Warga Sebangau Jaya

Sementara itu, Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama ketika dikonfirmasi membenarkan, terkait pelimpahan dua berkas perkara kasus pengangkutan kayu ulin ilegal tersebut.

“Keempat tersangka itu yakni Ahmad Hartodi bin Engkan, Pona Anak dari Eslepui A, Abi Tesan Anak dari Paulus Tesan satu berkas perkara, satu perkaranya lagi atas nama Muhamad Sabli Sabil,”ujar Kapolres Selasa (21/11/2017). (dri)

Share :

Baca Juga

Lamandau

Bawa 58 Gram Sabu, Kurir Ini Dibekuk Polres Lamandau, Sempat Bersandiwara Terkena Asma

Lamandau

Demi Mencari Sinyal untuk Belajar Online, Mahasiswa Lamandau Terpaksa Panjat Pohon

Lamandau

Diguyur Hujan Deras, Jalur Trans Kalimantan Direndam Banjir Setinggi 1-2 Meter

Lamandau

Kota Nanga Bulik Dikepung Banjir

Lamandau

Pencuri Dua Ekor Ternak Sapi Dibekuk Polisi

Lamandau

Merokok di KTR, 2 Warga Kena Denda 100 Ribu

Lamandau

Ditusuk OTD, Karyawan PT. GCM Sekarat, Pelaku Sedang Diburu Polisi

Lamandau

Sembilan Poktan Lamandau Terima Alsintan dan UPPO dari Pemerintah Pusat