DKPP Seruyan Kembangkan Tanaman Jengkol

KUALA PEMBUANG, Kaltengekspres.com -Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mulai mengembangkan tanaman jengkol.

Kepala DKPP Seruyan Sugian Noor mengatakan, pengembangan tanaman jengkol dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Seruyan Tengah, Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun.

“Saat ini proses penanaman sudah mulai dilakukan di tiga kecamatan tersebut,”ungkap Sugian Noor Minggu (8/10/2017).

Sugian Noor menjelaskan,untuk tahun 2017 ini, pengembangan tanaman jengkol di tiga kecamatan dilakukan di lahan seluas 1.500 hektar. Melibatkan 300 kepala keluarga (KK) lebih, dengan anggaran yang bersumber dari APBD Perubahan sebesar Rp800 juta.

Kemudian untuk proses pengembangan perkebunan jengkol lanjut dia, mulai dari pembibitan, penyiapan lubang tempat tanam hingga penanaman akan dilakukan langsung oleh pihak ketiga. Sedangkan masyarakat hanya tinggal melakukan perawatan terhadap tanaman jengkol dengan tanggungjawab masing-masing KK seluas seperempat hektare.

“Sebenarnya kemarin ada dua ribu kepala keluarga yang juga ingin mengembangkan tanaman jengkol, namun karena ada pengurangan anggaran dari Rp1,7 miliar menjadi Rp800 juta, akhirnya yang bisa diakomodir kurang lebih 300 KK,”paparnya.

Menurutnya, seluruh wilayah di Seruyan sebenarnya sangat potensial untuk pengembangan tanaman jengkol. Namun, masyarakat yang sejak awal sudah fokus mengembangkan tanaman jengkol hanya berada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Seruyan Tengah, Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun.

Masyarakat di empat kecamatan sengaja mengembangkan tanaman jengkol karena nilai ekonomis yang cukup bagus. Bahkan sebagian besar masyarakat sudah ada yang panen dan memasarkannya hingga ke Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalbar.

“Karena itu kita berharap, dengan adanya program ini dapat terus mendorong peningkatan pengembangan tanaman jengkol yang sebelumnya memang sudah ada di masyarakat,”tandas Sugian Noor.(vs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here