DPRD Barsel Apresiasi Sekolah Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Oplus_0

Foto: Anggota DPRD Barsel DR.H.Lisawanto.SE.MAP

BUNTOK,KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), DR. H. Lisawanto, SE, mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang kembali memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi seluruh satuan pendidikan mulai jenjang TK/PAUD, SD hingga SMP pada Senin, 2 November 2026.

Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Barito Selatan Nomor 1970/DISDIK/X/2026 tentang Penyesuaian Kembali Pelaksanaan Pembelajaran Setelah Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Lisawanto mengatakan, selama masa Karhutla sejak 20 Agustus 2026 hingga 30 Oktober 2026, para siswa terpaksa mengikuti pembelajaran dari rumah akibat kondisi kabut asap yang mengganggu aktivitas pendidikan.

Menurut politisi Partai Gerindra Barsel tersebut, kondisi itu tentu memberikan dampak terhadap proses pembelajaran, terutama dalam hal interaksi langsung antara guru dan siswa.

“Selama Karhutla, sejak 20 Agustus hingga 30 Oktober 2026, siswa melaksanakan pembelajaran dari rumah. Kondisi ini tentu berbeda dengan pembelajaran tatap muka di sekolah. Dari sisi interaksi, pemahaman materi hingga kualitas proses belajar, pembelajaran langsung bersama guru dan teman-temannya sangat penting,” ujar Lisawanto, Sabtu (31/10/2026).

Ia menambahkan, kembalinya aktivitas belajar di sekolah diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat para siswa setelah cukup lama tidak mengikuti kegiatan pembelajaran secara langsung.

“Anak-anak sudah cukup lama tidak belajar bersama teman-temannya di sekolah. Dengan kembali diberlakukannya PTM, tentu diharapkan semangat belajar mereka semakin meningkat sehingga kualitas pendidikan juga dapat terus terjaga,” katanya.

Lisawanto juga berharap seluruh pihak, terutama tenaga pendidik, orang tua dan pemerintah daerah, dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan PTM agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar.

Ia mengingatkan agar pihak sekolah tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan lingkungan, sehingga kembalinya aktivitas pendidikan secara normal dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

“Harapan kita, kondisi udara semakin membaik dan tidak ada lagi gangguan kabut asap, sehingga anak-anak bisa kembali belajar dengan tenang, nyaman dan memperoleh pendidikan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (rif).

Berita Terkait
<