Home / Pemkab Kapuas

Kamis, 14 Oktober 2021 - 13:05 WIB

Pegawai Kontrak Kapuas Terancam Tak Diperpanjang

Kepala BKPSDM Kabupaten Kapuas, Drs. Aswan,

Kepala BKPSDM Kabupaten Kapuas, Drs. Aswan,

KUALA KAPUAS, KaltengEkspres.com – Ribuan Tenaga Kontrak (Tekon) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dibuat resah. Ini sering dengan adanya Surat Edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas bernomor 800/352/P31/BKPSDM/2021, tertanggal 11 Oktober 2021 yang ditujukan kepada Seluruh Kepala Perangkat Daerah (SKPD) Kapuas.

Didalam surat tersebut perjanjian kerja ribuan tenaga kontrak untuk pada tahun 2022 sementara tidak diperpanjang. Pada tahun 2022 nanti, mereka ditetapkan berdasarkan hasil uji kompetensi, dan ketersediaan kuota di lingkungan Pemkab Kapuas.

Kemudian untuk pengentriyan Renja Perangkat Daerah Tahun 2022, agar anggaran belanja yang digunakan untuk membayar gaji tenaga kontrak di rasionalisasikan sebesar 50 persen dari anggaran sebelumnya.

Baca Juga :  Bupati Minta Kebersihan Lingkungan Terus Dijaga

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas, Drs. Aswan, saat dikonfirmasi, Rabu (13/10), membenarkan perihal tersebut. Ia mengakui, terkait adanya surat edaran dari Sekda kepada seluruh SKPD yang isinya ada tiga poin tersebut.

“Tidak diperpanjangnya sementara surat perjanjian tenaga kontrak untuk tahun 2022, dan menunggu intinya akan dilakukannya uji kompetensi. Uji kompetensi akan dilaksanakan, BKPSDM Kapuas bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Asesmen, dan Kompetensi Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin,” terang Aswan.

Menurut Aswan, uji kompetensi terhadap para tenaga kontrak di Kapuas, dilakukan untuk melihat kemampuan tenaga kontrak yang bersangkutan. Selain itu dalam rangka rasionalisasi anggaran, karena jumlah tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Kapuas jumlahnya sekitar 6.000 lebih.

Baca Juga :  Satpol PP Kapuas Harus Berperan Aktif Menjaga Aset Daerah

“Jumlahnya 6000 itu terlalu besar. Kalau menurut catatan, anggaran yang diperlukan untuk tenaga kontrak itu sekitar Rp135 miliar, dan sebenarnya apabila berdasarkan Analisis Beban Kerja (ABK), idealnya jumlah tenaga kontrak di Kapuas sekitar 5.000 orang,” bebernya.

Idealnya lanjut Aswan, Rp. 5.000 orang, jadi Rp. 1.000 harus dikurangi. Namun karena anggaran terbatas, akibat rasionalisasi, akhirnya 50 persen yang akan dikurangi. (yan)

Share :

Baca Juga

Pemkab Kapuas

Penanggulangan Covid-19 Tugas Bersama

Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Gelar Perpisahan dengan 19 Dokter Magang

Pemkab Kapuas

DLH Kapuas Tebang 22 Batang Pohon Dalam Kota

Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Minta Kegiatan Keagamaan Sementara Dilaksanakan di Rumah

Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Berikan Bantuan Sembako Korban Kebakaran

Pemkab Kapuas

Satpol PP Kapuas Harus Berperan Aktif Menjaga Aset Daerah

Pemkab Kapuas

Kasus Positif Covid-19 Kapuas Bertambah 1

Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Gelar Video Conference dengan Gubernur Kalteng