Home / Lamandau

Jumat, 7 Agustus 2020 - 20:27 WIB

5 PSK dan Germo Prostitusi Lamandau Diadili

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamandau melakukan operasi penertiban disejumlah tempat menyusul adanya laporan warga tentang adanya praktik prostitusi, Kamis malam (6/8).

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan tempat yang diduga lokasi prostitusi. Dan, mendapati seorang penyedia tempat prostitusi dan 5 orang perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) yang beroperasi di Jalan Gemareksa, kecamatan Bulik.

Kasatpol PP dan Damkar Lamandau, Triadi mengatakan, hasil dari operasi tersebut, 5 orang PSK dan seorang penyedia tempat prostitusi berinisial SD, ER, AL, HA, HN dan KA harus menjalani sidang Tipiring (Tindak Pidana Ringan) di Pengadilan Negeri (PN) Nanga Bulik, Jumat (7/8).

Baca Juga :  Pukuli Perempuan, Pemuda Tanggung Diamankan

“Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah losmen samaliba, losmen mamamia dan warung remang remang di jalan gemareksa,” ungkap Triadi.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Asterika, SH dan didampingi Panitera Edi Zarqoni, SH, 5 orang PSK diadili dan mendapat denda masing-masing Rp150.000.

Baca Juga :  Pantau Isu Sosial Ekonomi Melalui Safari Ramadan

“Hakim mengadili terdakwa dengan keputusan bersalah dan melanggar perda No.04 Tahun 2016 tentang ketentraman ketertiban umum,” bebernya.

Sedangkan seorang penyedia prostitusi mendapat denda Rp.500.000 karena terbukti bersalah dan melanggar Perda No 04 Tahun 2016 tentang ketentraman ketertiban umum.

“Dalam sidang tersebut, terdakwa SD dendanya lebih besar dari yang lain, karena menyediakan tempat (prostitusi),” pungkasnya. (cho)

Share :

Baca Juga

Lamandau

Terciduk Beroperasi, 5 PSK Diganjar Denda Rp 100-200 Ribu

Lamandau

Pemkab Lamandau Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Lamandau

Lahan Seluas 3 Hektar di Lamandau Terbakar

Daerah

Bupati Ingatkan Pentingnya Membangun Kecerdasan Spiritual

Daerah

Tim Nusantara Bergerak Turunkan Angka Stunting

Daerah

Usulkan Empat Ribu Hektar Jadi Areal Tahura 2022

Daerah

Penambang Pasir di Lamandau Dihukum 8 Bulan Penjara

Lamandau

Tahun Politik, Bupati Lamandau Ajak Kades dan Tomas Prioritaskan Kamtibmas