Home / DPRD Provinsi Kalteng

Selasa, 9 Juni 2020 - 13:10 WIB

Guru Mengaji, Pendeta, Gembala dan Guru Keagamaan Harus Masuk Daftar Penerima Bansos

Ketua Pansus Anggaran Covid-19 dan Pengawasan Bansos DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering. Foto : Ra

Ketua Pansus Anggaran Covid-19 dan Pengawasan Bansos DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering. Foto : Ra

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Ketua Panitia Khusus (Pansus) pengawasan anggaran Covid-19 dan tim pengawasan Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah, DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yohannes Freddy Ering, meminta agar guru mengaji, pendeta, gembala dan guru keagamaan di wilayah pedesaan harus masuk dalam daftar penerima Bansos.

Menurut Fredy, sejumlah profesi tersebut juga merupakan bagian dari masyarakat yang terdampak Covid-19, oleh karena itu, perlu adanya perhatian dari pihak Pemerintah, agar para tokoh agama di Kalteng dapat masuk ke dalam daftar penerima Bansos. Baik itu berupa kebutuhan pokok, bantuan Sosial Tunai (BST), maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Seharusnya Guru mengaji, Pendeta, Gembala dan Guru Keagamaan di Desa masuk kedalam daftar penerima Bansos Pemerintah, mengingat bahwa mereka juga salah satu masyarakat yang terdampak Covid,” kata Yohannes Freddy Ering, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga :  Masyarakat DAS Barito Usulkan Pembangunan Rumah Ibadah

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini juga mengungkapkan, pendapatan para Pendeta, Gembala dan Guru Keagamaan di Desa terutama pada masa pandemi, menjadi tidak menentu bahkan semakin sulit. Misalnya seperti Pendeta, dengan adanya pembatasan sosial dan larangan berkumpul, jemaat tidak bisa melaksanakan ibadah di gereja. Sedangkan penghasilan Pendeta, salah satunya berasal dari kolekte atau sumbangan jemaat.

“Kita tahu sendiri seperti apa penghasilan dari Pendeta, Gembala dan Guru Keagamaan di Desa, misalnya seperti Pendeta yang penghasilannya berasal dari Kolekte jemaat. Dalam masa pandemi seperti ini serta adanya kebijakan yang melarang untuk berkumpul, termasuk melaksanakan ibadah di rumah ibadah, bagaimana nasib mereka apabila tidak ada perhatian dari Pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  SMKN 1 Marikit Usul Alat Olahraga dan Kesenian

Untuk itu, dirinya berharap kepada pemerintah agar dapat segera menindaklanjuti permasalahan tersebut. Sehingga kesejahteraan Guru mengaji, Pendeta, Gembala dan Guru Keagamaan di wilayah pedesaan dapat terjamin.

“Kita sebagai manusia juga harus memenuhi kebutuhan hidup, minimal kebutuhan pangan dan semua itu tidak bisa terpenuhi hanya dengan berdoa. Sehingga perlu adanya perhatian dari Pemerintah, agar para tokoh agama bisa masuk ke dalam daftar penerima Bansos terdampak Covid,” ucapnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

DPRD Provinsi Kalteng

Dishub Harus Pasang Rambu di Jalan Longsor

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Sorot Ruas Jalan Sei Hanyo-Murung Raya yang Rusak Parah

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Apresiasi Pengelolaan Limbah Vaksin Puskesmas Bereng

DPRD Provinsi Kalteng

Presidium Daerah Persiapan Provinsi Kotawaringin Audiansi ke DPRD

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Dukung Kebijakan Pemerintah Tiadakan THR

DPRD Provinsi Kalteng

DPRD Kalteng Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir

DPRD Provinsi Kalteng

Pengawasan Kinerja Guru di Daerah Dinilai Kurang Maksimal

DPRD Provinsi Kalteng

Bank Kalteng Dapat Tambahan Penyertaan Modal Sebesar Rp420 M
error: Content is protected !!