Home / Metro Palangka Raya / Nasional

Selasa, 27 September 2022 - 20:32 WIB

PLN Batalkan Program Kompor Listrik

ilustrasi net.

ilustrasi net.

JAKARTA, KaltengEkspres.com – PT PLN (Persero) resmi membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

“PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

PLN juga memastikan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi,” ucap Darmawan.

Baca Juga :  Ditinggal Sepi, Kakek Bejat Cabuli Cucunya

Selain itu, PLN juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.

“Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut. PLN tidak pernah melakukan pembahasan formal apapun atau merencanakan pengalihan daya listrik 450 VA ke 900 VA. Hal ini juga tidak ada kaitannya dengan program kompor listrik,” tegas Darmawan.

PLN terus berkomitmen menjaga pasokan listrik yang andal, serta mendukung pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional, menjaga daya beli dan produktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Waspada Menyewakan Mobil Rental

Selama periode 2016-2021, Negara hadir bagi masyarakat dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PLN untuk membangun infrastruktur kelistrikan sebesar Rp 40 triliun, khususnya di kawasan 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

Selain itu, juga disalurkan stimulus sebesar Rp24,3 triliun untuk masyarakat dalam upaya mengurangi beban ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Selama 2017-2021, juga diberikan subsidi sebesar Rp 243 triliun dan kompensasi sebesar Rp 94 triliun agar masyarakat tetap memperoleh listrik dengan tarif terjangkau dalam rangka menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. (adv)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

PLN Operasikan PLTG Relokasi dari Grati ke Bali

Metro Palangka Raya

Gagal Beraksi, Pencuri Nyaris Diamuk Massa Warga

Metro Palangka Raya

Kemendag RI Sidak Sejumlah Pasar di Kota Palangka Raya

Lintas Kalimantan

Dukung Penurunan Emisi Gas Karbon, PLN Go Live EV for BM 

Metro Palangka Raya

Protes TPP Dihilangkan, Ratusan Guru Demo Kantor DPRD Kalteng

DPRD Kota

Ketua DPRD Kota Palangka Raya Jadi Orang Pertama Divaksin

Hukum Kriminal

Lagi, Ditsamapta Polda Kalteng Gerebek Lokasi Perjudian

Metro Palangka Raya

Petugas Pos Lintas Batas Ciduk Dua Pemuda Pemakai Sabu