Home / Lintas Kalimantan / Nasional

Senin, 6 Juni 2022 - 17:37 WIB

PLN Pasok Listrik 80.000 KVA ke CNGR Tanah Bumbu Kalsel

 MoU antara PLN dan CNGR di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (06/06) siang.

MoU antara PLN dan CNGR di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (06/06) siang.

JAKARTA, KaltengEkspres.com– PT PLN (Persero) siap memasok listrik sebesar 80.000 Kilo Volt Ampere (KVA) untuk mendukung operasional pabrik pembuatan logam bukan besi dan smelter milik CNGR Hong Kong Material Science & Technology Co., Ltd (CNGR) di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kesepakatan ini ditandai dengan diadakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN dan CNGR di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (06/06) siang.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan nilai tambah bagi produk tambang dalam negeri lewat hilirisasi mineral, serta diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan serapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian di daerah.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan (Sumkal) PLN dalam hal ini diwakili Executive Vice Presiden Retail, Sigit Wicaksono, menuturkan PLN berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Baca Juga :  PLN Sukses Turunkan Tingkat Risiko ESG

“PLN sebagai perusahaan milik negara yang bergerak di bidang ketenagalistrikan akan selalu berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi seluruh pelanggan di Indonesia,” ucapnya.

Untuk memperkuat pasokan energi listrik di kawasan tersebut, Sigit menjelaskan PLN saat ini sedang membangun jalur transmisi tegangan tinggi untuk listrik yang lebih andal.

“Saat ini di Batulicin sedang dibangun looping jalur Transmisi Tegangan Tinggi tegangan 150 KV yang akan memperkuat interkoneksi sistem tenaga listrik dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Ini adalah potensi yang besar karena lokasi CNGR tidak jauh dari transmisi yang sedang dibangun,” ujar Sigit.

Lebih lanjut dirinya memaparkan PLN di wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah memiliki cadangan daya mencapai 418,5 MW, bahkan pasokan tersebut akan bertambah pada 2023 dengan beroperasinya pembangkit baru.

“Total cadangan listrik sistem interkoneksi Kalimantan saat ini kurang lebih 418,5 MW dan pada tahun 2023 di Kalimantan juga akan segera beroperasi Pembangkit baru di Asam-Asam (Kabupaten Tanah Bumbu) dengan daya 2×100 MW dan ini akan memperkuat sistem di kalimantan,” papar Sigit.

Baca Juga :  Dilantik Presiden, Listyo Sigit Resmi Jabat Kapolri

Saat ini, di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sudah ada 2 pelanggan smelter yang menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan PLN dan dalam proses konstruksi dengan total daya sebesar 88 MVA.

Presiden Direktur CNGR, Tao Wu, mengungkapkan, dengan masuknya listrik PLN, diharapkan akan berdampak pada peningkatan ekonomi pada berbagai sektor.

“Dengan penandatanganan MoU ini, kami berharap dapat berkontribusi pada pengembangan sektor kelistrikan pertambangan, industri dan berbagai sektor lainnya, serta mengembangkan energi baru demi kehidupan yang lebih baik bagi manusia,” ujar Tao Wu. (adv)

Share :

Baca Juga

Nasional

Menkominfo: Pemenuhan Komitmen Lembaga Penyiaran Penyelenggara MUX Sediakan STB Bantuan

Lintas Kalimantan

PLN Kalselteng Siapkan 22 Titik Posko Idul FitriĀ 

Nasional

Tawuran, Belasan Remaja Digaruk Polisi

Lintas Kalimantan

Resmikan Mabes H2D, Haji Denny juga Sampaikan Bergabungnya Hanura

Lintas Kalimantan

Haji Denny Lakukan Safari Kunjungan di Kabupaten Tala

Nasional

Bahas AI Untuk Transformasi Bisnis Berbagai Sektor, AMSI Gelar IDC dan AMSI Awards 2023

Lintas Kalimantan

Haji Denny Sambangi DPD Partai Gerindra Kalsel

Nasional

23 Teroris JI Dibawa ke Mabes Polri