Home / Pemprov Kalteng

Selasa, 8 Februari 2022 - 15:01 WIB

Pemprov Kalteng Gagas Pembangunan Tambak Udang

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Leonard S. Ampung saat memimpin rapat, Selasa (8/2).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Leonard S. Ampung saat memimpin rapat, Selasa (8/2).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Leonard S. Ampung memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Program Pengembangan Kawasan Tambak Udang/Shrimp Estate Kalteng, di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (8/2/2022).

Dalam rapat tersebut, Leo sapaan arkrabnya saat membacakan sambutan tertulis Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng mengatakan, sesuai amanat Gubernur Kalteng yang disampaikan dalam Apel Besar pada tanggal 3 Januari 2022 di halaman Kantor Gubernur Kalteng dalam masa pandemi Covid-19 mencari terobosan-terobosan pemulihan ekonomi Kalteng.

Salah satu arahan Gubernur meminta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan merealisasikan pembangunan kawasan budidaya tambak udang/shrimp estate di Sukamara.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait Dua Raperda

“Sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan melalui Detail Enginering Design (DED) luas keseluruhan kawasan tambak udang vaname/shrimp estate adalah 40,17 Ha, dibagi dalam 5 cluster dilengkapi dengan fasilitas perkantoran, mess karyawan, gudang, laboratorium penyakit, dan lain-lain. Pembangunan diperkirakan menelan biaya sebesar Rp. 85 miliar lebih,”ungkap Leo.

Gubernur Kalteng lanjut Leo, memberi arahan mengingat keterbatasan Anggaran PAD dan masih dalam kondisi pandemi yang belum selesai meminta untuk dilakukan pembangunan kawasan tambak udang vaname/shrimp estate dilaksanakan secara bertahap, pada tahap pertama adalah pembangunan 1 cluster.

Kemudian untuk pelaksanaan pembangunan tahap 1 cluster tersebut tersedia anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang sebesar Rp. 14 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan jalan lingkungan kawasan tambak udang sekitar Rp. 7 miliar dan kegiatan Land Clearing dang Bangunan pendukung lainnya sebesar Rp. 7 miliar.

Baca Juga :  Cegah Inflasi, Pemprov Gelar High Level Meeting TPID

Sedangkan untuk kegiatan pembangunan tambak tahap pertama 1 cluster yang belum tersedia anggarannya adalah sebagai berikut.

Pertama, pekerjaan konstruksi tambak sebesar Rp. 16.830.598.000,00 dan biaya operasional budidaya sebesar Rp. 3.382.159.000,00. Kedua, pembangunan jaringan listrik saluran utama tegangan menengah (SUTM) sepanjang 4 KM, sebesar Rp.2.413.341.424,00. Terakhir, jaringan listrik dalam kawasan tambak sebesar Rp. 2.400.406.000,00.

Leo berharap bantuan dari Bank Kalteng dan PT. PLN bisa memberikan solusi pendanaannya. (as/hm)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Harapkan Putra Kalteng Diprioritaskan Jadi Taruna Polri

Pemprov Kalteng

Pj Sekda Kalteng Ikuti Webinar Kebijakan TPP Daerah

Pemprov Kalteng

Gubernur Minta Pemko Palangka Raya Susun Peraturan Wali Kota

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Terima 10 Ribu Obat Anti Virus

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Perketat Pengawasan Pintu Masuk Wilayah Kalteng

Pemprov Kalteng

Plt Gubernur Kalteng Apresiasi Ground Breaking Pembangunan Gedung Kantor BI Kalteng

Pemprov Kalteng

Perlu Perhatian Serius Atasi Stunting

Pemprov Kalteng

Menara Bank Kalteng Akan Dibangun Pada 2021