

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Bupati Kabupaten Murung Raya (Mura) Drs. Perdie MA prihatin dengan masih banyaknya angka anak putus sekolah di Kabupaten Mura. Padahal, pihaknya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura sudah mengratiskan biaya pendidikan.
“Saya miris kalau masih ada anak putus sekolah, paling tidak harus tamat SMA, dan lebih baik lagi melanjutkan ke perguruan tinggi. Anak-anak remaja itu seharusnya jangan disuruh menikah dulu, atau bekrja dulu, kalau sekoahnya belum selesai,”kata Perdie saat mengunjungi sejumlah desa di Kecamatan Tanah Siang baru-baru ini.
Menurut Perdie, pendidikan adalah modal yang sangat penting untuk menjamin masa depan anak. Karena dunia kerja semakin hari akan semakin ketat persaingannya. Sehingga diharapkan para orang tua mendukung penuh pendidikan anak anaknya, dengan merubah pola fikir yang salah, sekolah adalah hak anak-anak yang harus diperjuangkan para orang tua.
“ Saya telah berkunjung ke beberapa desa, dan saya temukan anak usia sekolah yang sudah menikah, ada juga yang bekerja membantu orang tua. Saat itu saya panggil orang tuanya dan saya minta agar tetap melanjutkan pendidikan karena itu modal penting untuk hidup lebih baik di masa mendatang,”papar Perdie. (to)