Home / Kobar

Sabtu, 27 Januari 2018 - 19:30 WIB

Budidaya Kopi Liberika,Kumpai Batu Atas Menuju Kampung Kopi

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Berawal dari temuan jenis tanaman Kopi Liberika, Desa Kumpai Batu atas tersebut menjadi terkenal dikalangan penikmat kopi di Pangakalan Bun. Pasalnya, dua jenis tanaman kopi yaitu Liberika dengan Robusta terdapat di halaman kebun mereka.
Kondisi ini dimanfaatkan masyarakat Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan untuk mulai berbenah diri menjadikan kampung mereka sebagai objek wisata “Kampung Kopi”. Karena rata-rata penduduk di Desa Kumpai Batu Atas menanam kopi di area halaman rumah mereka.

Rasdi Wangsa sebagai pengelola wisata mengatakan, untuk menjadikan Desa Kumpai Batu Atas sebagai objek wisata dengan nama Kampung Kopi tidak sulit, karena setiap warga desa setempat saat ini telah menanam kopi.

Baca Juga :  Tahun Ini, Pemkab Tingkatkan Pembangunan Jalan Seruyan Tengah dan Hulu
“Masyarakat Desa Kumpai Batu Atas sangat antusias dengan adanya gagasan untuk menjadikan kampung mereka objek wisata, dengan adanya kunjungan turis dari mancanegara, dan mereka ingin di tata lagi dan dibina untuk perkembangan kampung mereka,”ungkapnya Sabtu (27/1/2018).

Sementara itu warga Desa Kumpai Batu Atas Tukiyem mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya bimbingan ini, karena tanaman kopi yang dulunya jadi konsumsi sendiri, sekarang bermanfaat untuk salah satu objek wisata.

“Kedepanya Desa Kumpai Batu Atas akan di kelola lebih baik lagi dan kopi yang kita sajikan adalah kopi dari pupuk organik untuk menjaga rasa dari kopi liberika dan robusta,”ujarnya.(dre)

Share :

Baca Juga

Kobar

Ratusan Pedagang Pasar Karang Mulya Jalani Rapid Test

Kobar

Polisi Gerebek Rumah Tempat Pembuatan Miras Oplosan

Kobar

Usai Menjenguk Kebun, Warga Mendawai Menghilang

Kobar

Mulai Besok, Destinasi Wisata Kobar Dibuka

Kobar

Tiga Raperda Baru Disahkan

Kobar

73 ASN Kobar Disuntik Vaksin Covid-19

Kobar

Kedapatan Bawa Miras, Dua Oknum Warga Diciduk Satpol PP Kobar

Kobar

Geger Penemuan Mayat Doni Mengapung di Sungai Arut
error: Content is protected !!