



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Stan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil meraih Juara II pada ajang Kalteng Expo 2026 yang digelar di Palangka Raya. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah, setelah mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain se-Kalimantan Tengah. Juara I diraih Kabupaten Murung Raya, sedangkan Juara III diraih Kota Palangka Raya.
Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kobar, Muhammad Suhendra mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari antusiasme masyarakat dan kerja sama seluruh pelaku UMKM yang ikut memeriahkan pameran tahunan tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk unggulan daerah.
Ia menjelaskan, selama pelaksanaan Kalteng Expo 2026, total omzet penjualan di Stand Kobar mencapai Rp155.055.000. Nilai tersebut diperoleh dari penjualan berbagai produk UMKM lokal yang diminati pengunjung sejak hari pertama hingga penutupan kegiatan pada 23 Mei 2026.
Pada hari pertama atau saat pembukaan, omzet penjualan tercatat sebesar Rp4.470.000. Selanjutnya pada hari kedua meningkat menjadi Rp16.000.000 dan hari ketiga mencapai Rp23.100.000. Penjualan tetap tinggi pada hari keempat dengan omzet Rp22.000.000, kemudian naik lagi pada hari kelima menjadi Rp27.730.000.
Puncak penjualan terjadi pada hari keenam dengan total transaksi mencapai Rp40.530.000. Sementara pada hari ketujuh atau malam penutupan, omzet penjualan tercatat sebesar Rp21.225.000. Tingginya angka penjualan menunjukkan produk khas Kobar memiliki daya tarik dan mampu bersaing di pasar regional.
Muhammad Suhendra menyebutkan terdapat enam produk yang mendominasi penjualan selama expo berlangsung. Produk tersebut yakni amplang ikan tenggiri, amplang ikan pipih atau belida, stik tenggiri, stik cumi, kerupuk basah, udang rebon atau papai, serta ikan asin telang. “Produk-produk olahan hasil perikanan ini menjadi favorit pengunjung karena memiliki cita rasa khas dan kualitas yang baik,” bebernya. (di)