



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar mewaspadai praktik beras oplosan yang belakangan terakhir mulai marak.
Menurut Khemal, praktik ini belakangan sering dilakukan pedagang untuk menyesuaikan permintaan pasar, termasuk pesanan dalam jumlah besar seperti paket sembako yang biasanya dibagikan dalam kegiatan sosial maupun program bantuan.
“Karena itu perlu diwaspadai, dengan diteliti dulu sebelum membeli, pastikan bantuan sosial beras yang diberikan layak konsumsi,” ungkap Khemal kepada awak media, Jumat (13/3).
Khemal menyebut, praktik beras oplosan ini tentu tidak bisa dibiarkan. Karena dampaknya sangat merugikan konsumen, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas beras yang diterima masyarakat, terutama jika beras yang dicampur tidak sesuai standar.
“Untuk itu kita mendorong agar instansi terkait dilingkup pemerintah daerah agar melakukan pengawasan ketat mulai dari tingkat agen distribusi hingga di pasaran. Supaya beras yang dijual pedagang benar-benar beras yang sesuai standar, tidak oplosan,”ujarnya. (Ro)