



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana, menilai inovasi daerah menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan menjelang tahun 2026. Menurutnya, daerah perlu beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Inovasi tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga mencakup pola pikir, tata kelola, serta pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien,”kata Okki, Rabu (14/01).
Okki menilai pemerintah daerah mulai menunjukkan upaya konkret dalam mendorong lahirnya berbagai terobosan di sektor pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan,
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama agar inovasi daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan ide-ide kreatif yang mampu menjawab kebutuhan daerah ke depan.
Okki menyebutkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah.
“Segala dukungan regulasi dan anggaran yang tepat sasaran dinilai sangat penting agar inovasi yang lahir tidak berhenti pada tataran wacana,”lebih jelasnya.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kalteng akan terus mendorong kebijakan yang mendukung pengembangan inovasi di berbagai sektor.
Menurut Okki, inovasi juga berperan dalam meningkatkan daya saing daerah, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan mampu menjawab tantangan pembangunan tanpa mengesampingkan kearifan lokal,”tandasnya. (gel)