



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com– Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Drs. Arton S. Dohong, menilai pendekatan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah semakin menunjukkan penguatan yang signifikan. Kebijakan yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan (ekonomi hijau) dinilai semakin konsisten diterapkan.
Menurut Arton, konsep pembangunan berkelanjutan dengan konsep ini menjadi landasan penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang dimiliki Kalimantan Tengah. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah mulai memperhatikan dampak lingkungan dalam setiap perencanaan pembangunan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk mencegah kerusakan lingkungan yang berpotensi merugikan daerah di masa depan,”ungkap Arton kepada awak media, Rabu (14/01).
Arton menilai sektor kehutanan dan perkebunan perlu dikelola secara bijak dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan. Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab dan terukur.
Selain aspek lingkungan, pembangunan berkelanjutan juga dinilai mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program pembangunan yang tepat sasaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga.
Ia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program tersebut.
“Dengan adanya penguatan regulasi dan pengawasan menjadi bagian penting agar pelaksanaan pembangunan tetap berada pada koridor yang telah ditetapkan,”jelasnya.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kalteng akan terus mengawal kebijakan pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat dan lingkungan.
Arton menyebutkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Ia optimistis pendekatan ini mampu menjadikan Kalimantan Tengah sebagai daerah yang maju tanpa mengorbankan kelestarian alam. (gel)