



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Menghadapi natal dan tahun baru, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar rapat koordinasi lintas sektor.
Rapat ini dipimpin oleh Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, berlangsung di ruang Rapat Kantor Bupati Kobar,Sekasa (2/12).
Bupati Kobar Hj. Nurhidayah mengatakan, pentingnya langkah antisipatif di seluruh sektor mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat serta potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun.
Ia meminta seluruh instansi terkait untuk meningkatkan kesiapan, baik dalam menghadapi arus mudik, menjamin ketersediaan stok bahan pangan, hingga melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan bencana di wilayah Kobar.
“Akan ada tim Satgas Nataru yang kita siapkan, lengkap dengan infrastruktur dan mobilisasinya, Damkar juga perlu bersiaga penuh, setiap masukan dari unsur Forkopimda, agar langsung ditindaklanjuti,” tegas Hj. Nurhidayah.
Sejumlah poin penting lanjut dia, sebagai penegasan tindak lanjut bersama OPD, TNI/Polri, serta instansi pendukung lainnya, antara lain BMKG diminta memberikan perhatian khusus pada potensi cuaca ekstrem di titik-titik rawan.
Ia juga meminta BPBD agar menyiapkan call center siaga, untuk pos pengamanan di pintu masuk kabupaten,
“Pertamina juga harus dilibatkan dalam rapat lanjutan untuk memastikan ketersediaan stok BBM agar tidak terjadi kelangkaan selama Nataru,”ujarnya.
Nurhidayah juga memberi perhatian terhadap pengaturan angkutan darat, laut, dan udara, termasuk pengamanan kawasan wisata diperketat, dan peningkatan imbauan kepada Pokdarwis baik di jalur darat maupun laut.
Ia berharap koordinasi yang kuat dan sinergi lintas sektor dapat memastikan Kabupaten Kobar tetap aman, nyaman, serta siap menghadapi berbagai potensi bencana dan peningkatan aktivitas masyarakat menjelang akhir tahun. (rd)