



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kini mengalami transformasi signifikan seiring perkembangan kebutuhan masyarakat.
“Tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, Posyandu kini berperan sebagai lembaga kemasyarakatan yang terintegrasi untuk berbagai layanan sosial dasar,”ucap Fairid saat membacakan sambutan di Halaman Kantor Walikota Palangka Raya.
Menurutnya, Konsep New Posyandu menuntut para kader untuk mengemban tugas lebih luas, termasuk bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban, hingga sosial. Menurut Fairid, peran strategis ini sejalan dengan misi pemerintah memberikan layanan terpadu yang menyeluruh dan dekat dengan warga. Selasa (12/8)
Ia mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi para kader Posyandu yang telah berkontribusi besar dalam menurunkan angka stunting. Berdasarkan data SSGI 2024, prevalensi stunting di Palangka Raya berhasil turun dari 28% menjadi 19,1% atau penurunan 8,9% dalam setahun.
“Namun, perjuangan kita belum berakhir. Kita masih harus terus berupaya keras untuk mencapai target nasional penurunan stunting tahun 2025, yaitu sebesar 18,8%,”tambahnya.
Fairid mengajak seluruh kader dan masyarakat menjadikan momentum ini sebagai awal memperkuat komitmen bersama, meningkatkan motivasi, dan membangun kapasitas kader Posyandu yang unggul demi pelayanan yang lebih optimal. (gel)