Pemprov Kalteng dan Turki Jajaki Kerja sama Promosi Budaya 

Gubernur Kalteng Agustiar saat menyambut rombongan Dubes Turki di Istana Isen Mulang, Sabtu (14/6) malam. (Foto : Enggel)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dalam suasana penuh kehangatan dan persahabatan, Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menerima kunjungan resmi Duta Besar Republik Turki untuk Indonesia bersama rombongan senator parlemen Turki dan sejumlah pengusaha dari negara tersebut.

Pertemuan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan ramah tamah ini berlangsung di Istana Isen Mulang, Sabtu (14/6) malam.

Kehadiran delegasi Turki disambut langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kunjungan kehormatan tersebut.

Dalam sambutannya, Agustiar menilai kunjungan ini bukan hanya sebagai momentum diplomasi antarnegara, tetapi juga menjadi peluang mempererat hubungan kerja sama di berbagai sektor, terutama investasi dan kebudayaan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk kehormatan bagi Kalimantan Tengah. Semoga ini menjadi awal dari kolaborasi yang saling menguntungkan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun budaya,” ujar Agustiar.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga mengenalkan kekayaan budaya lokal Kalimantan Tengah, khususnya warisan suku Dayak. Sebagai bentuk penghormatan dan simbol persahabatan, Gubernur menyerahkan cenderamata berupa kalung khas Dayak kepada Duta Besar Turki.

“Kalung ini melambangkan persaudaraan, kekuatan, dan semangat keterbukaan yang menjadi filosofi masyarakat Dayak. Kami ingin nilai-nilai ini juga menjadi jembatan dalam hubungan bilateral kita,” jelasnya.

Delegasi Turki yang hadir pun menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi Kalteng, terutama di bidang sumber daya alam, pariwisata, dan produk budaya. Para pengusaha Turki bahkan menyatakan minat untuk menjajaki peluang investasi di sektor energi terbarukan, infrastruktur, dan pertanian.

Senator parlemen Turki yang turut hadir juga menekankan pentingnya membangun hubungan antarlembaga legislatif kedua negara sebagai bagian dari diplomasi antarbangsa yang saling mendukung.

Gubernur Agustiar berharap kunjungan ini menjadi pintu masuk bagi kerja sama konkret yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat Kalteng.

“Kita tidak hanya ingin bertukar salam, tapi juga bertukar gagasan dan tindakan nyata yang membawa kemajuan bagi daerah,” jelasnya.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diwarnai dengan diskusi santai mengenai potensi daerah, serta penampilan budaya lokal yang menambah semarak nuansa diplomatik dan kultural dalam satu panggung persaudaraan internasional. (gel)

Berita Terkait