



PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Junaidi, menyebutkan, investasi perkebunan kelapa sawit memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah.
Selain berkontribusi pada perekonomian, investasi sawit juga mestinya menciptakan lapangan kerja, mendorong pembangunan infrastruktur, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Investasi kelapa sawit menjadi tulang punggung ekonomi Kalteng, dengan lebih dari sepertiga penduduknya bergantung pada sektor ini untuk mata pencaharian,”ucap Junaidi. Senin (03/03).
Kendati demikian, Junaidi mengakui masih ada tantangan di sektor perkebunan kelapa sawit, terutama dalam pelaksanaan kemitraan plasma yang hingga kini belum sepenuhnya memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Banyak pekebun rakyat yang belum mendapatkan manfaat secara proporsional, terutama dalam pembagian keuntungan, akses teknologi, dan pendampingan teknis dari perusahaan besar swasta,”ungkapnya.
Selain itu, konflik lahan antara masyarakat adat, petani lokal, dan PBS masih sering berlarut-larut akibat kurangnya kejelasan dalam pengelolaan serta penegakan hukum terkait hak atas tanah.
“Ya situasi ini tidak hanya menghambat pengembangan sektor perkebunan, tetapi juga menciptakan ketidakstabilan sosial di beberapa wilayah, memperburuk hubungan antara masyarakat dan perusahaan,”tandasnya. (gel)