Pasar Murah Diharapkan Bantu Ekonomi Masyarakat

Sekda Kalteng Nuryakin saat menyampaikan sambutannya ketika membuka pasar murah di Kabupaten Mura, Sabtu (30/3). (Foto : Istimewa)

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Nuryakin kembali membuka pasar murah tahap II di wilayah Timur Provinsi Kalteng, di GOR Desa Batu Putih, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Sabtu (30/3/2024).

Di Pasar murah ini, Sekda kembali menyalurkan bantuan beras bersubsidi yang dilaksanakan sejak tanggal 29 sampai dengan 31 Maret 2024.

Nuryakin membuka pasar murah dan penyaluran beras subsidi di Kecamatan Permata Intan dan Kecamatan Batura, menurut jadwal hari kedua ini penyaluran dilaksanakan pada 2 titik lokasi yaitu di Kecamatan Murung dan pada sore harinya di Kecamatan Barito Tuhup Raya.

Sekda mengatakan, beras subsidi yang disalurkan untuk Kabupaten Murung Raya sebanyak 150 ton, dan sesuai dengan petunjuk Gubernur Kalteng penyaluran dilakukan 2 tahap, pada tahap I telah disalurkan sebanyak 50 ton.

“Pada tahap II ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyalurkan beras bersubsidi untuk Kabupaten Murung Raya sebanyak 100 ton.”ujarnya.

Hal ini dilakukan Pemerintah untuk meminimalisir terjadinya inflasi, yang diakibatkan kenaikan harga bahan pokok terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru.

“Biasanya menjelang hari Raya Idul Fitri seperti ini harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya pasti naik, maka untuk mengatasi hal ini Pemerintah Provinsi mengadakan pasar murah” ucap Sekda.

Kegiatan pasar murah hari kedua di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya ini dilaksanakan di GOR Desa Batu Putih Kecamatan Murung, dan jumlah paket disalurkan sebanyak 5 ton beras atau 500 paket beras premium, dengan kualitas baik dan harga terjangkau oleh masyarakat.

“Semoga dengan adanya pasar murah Kalteng Berbagai Berkah ini, betul-betul bisa meringankan beban yang dirasakan masyarakat terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini” imbuhnya.

Selanjutnya di pasar murah ini tambah dia, hanganya tidak sama dengan harga di pasar, tetapi tidak boleh gratis.

“Harga beras Rp.175.000,- per 10 kg, hari ini disubsidi oleh Pemerintah Provinsi sebesar Rp.155.000,- sehingga masyarakat cukup menebus sebesar Rp.20.000,- saja”tandasnya. (ro)

Berita Terkait