Home / DPRD Kobar

Kamis, 2 November 2023 - 13:12 WIB

Dewan Perjuangkan Zero Rujukan ke Luar Daerah

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kobar Sri Lestari.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kobar Sri Lestari.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kobar Sri Lestari menyebutkan, bahwa pihaknya saat ini serius memperjuangkan zero rujukan pasien ke luar daerah, salah satunya melalui kenaikan insentif dokter.

Menurutnya, Komisi A saat ini telah melakukan diskusi dengan Dinas kesehatan Kobar maupun Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun, perihal layanan kesehatan.

“Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun merupakan rumah sakit rujukan wilayah barat Kalimantan Tengah, hal ini sebagai pertimbangan kenapa rumah sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun harus melengkapi dokter spesialis,” ujar Sri Lestari, Kamis (2/11).

Ia mengatakan, jika pasien yang datang bukan saja dari Kobar melainkan Kabupaten tetangga seperti Lamandau, Sukamara dan Kabupaten Seruyan banyak yang datang ke Kobar , bahkan dari Provinsi Kalimantan Barat pun adanya juga yang berobat ke rumah sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Secara umum, .lanjut dia, fasilitas kesehatan di rumah sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun sudah lengkap, bahkan saat ini pun RSSI Pangkalan Bun terus melakukan pembangunan untuk melengkapi ruangan yang di butuhkan pasien rawat inap. Hanya saja yang kurang adalah ketersediaan dokter spesialis.

“Minimnya dokter spesialis di Kobar ini, berkaitan dengan insentif yang mereka terima, pasalnya insentif yang di terima relatif kecil yakni sebesar Rp 12 Juta /tahunnya, sementara insentif dokter spesialis di Kabupaten Lamandau dan Sukamara sangat tinggi, hal ini yang menyebabkan dokter spesialis tidak betah di Kobar,” jelasnya.

Akibat dari minimnya dokter spesialis itu tambah dia, banyak pasien yang akhirnya harus di rujuk ke luar Kobar, hal ini harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah Kobar.

“Untuk itu, agar pasien tidak dirujuk akibat minimnya dokter spesialis, maka jalan satu satunya terlebih dahulu harus menaikan insentif dokter spesialis, kami yakin akan banyak dokter spesialis yang akan masuk ke Kobar,”tandasnya. (arif)

Share :

Baca Juga

DPRD Kobar

Pemintaan Sumbangan ke Siswa Baru  Jangan Disamakan

DPRD Kobar

Komisi C DPRD Kobar Monitoring Pasar Indrasari 

DPRD Kobar

Dewan Terima Aspirasi Aliansi Mahasiswa Kobar

DPRD Kobar

Dewan Tinjau 4 Rumdin Pustu Tidak Layak Huni 

DPRD Kobar

Desak Pemkab Kobar Revisi Perda Tata Ruang

DPRD Kobar

Dewan Dorong Peningkatan Jalan Desa

DPRD Kobar

Serap Aspirasi Warga, Dewan Reses di Dapil II

DPRD Kobar

DPRD Minta Pemkab Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat