Home / Pemprov Kalteng

Jumat, 14 Juli 2023 - 12:27 WIB

Pemprov Kalteng Tekankan Keseriusan Atasi Stunting

Sekda Kalteng Nuryakin saat menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan kabupaten yang berhasil menerapkan program pelayanan KB saat peringatan Harganas, Jumat (14/7). (Foto : MMC)

Sekda Kalteng Nuryakin saat menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan kabupaten yang berhasil menerapkan program pelayanan KB saat peringatan Harganas, Jumat (14/7). (Foto : MMC)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng H. Nuryakin membuka resmi Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tahun 2023 tingkat Kalteng yang digelar di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Jumat (14/7/2023).

Nuryakin mengatakan, program percepatan penurunan stunting menjadi salah satu program prioritas di Kalteng. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalteng yaitu mewujudkan kesejahteraan segenap masyarakat menuju Kalteng makin BERKAH melalui percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

“Pencapaian prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Tengah di tahun 2022 sebesar 26,9% mengalami penurunan 0,5% dari tahun 2021 sebesar 27,4%, dan menempati peringkat ke 11 Provinsi tertinggi di Indonesia. Tentunya hal ini menjadi perhatian kita bersama bahwa memerlukan kerja yang lebih keras lagi dalam penurunan stunting menuju target 15,38% di tahun 2024”,  ujar Nuryakin.

Baca Juga :  TPID dan Satgas Pangan Pantau Stok Kebutuhan Pokok di Kotim

Sebagai bentuk dukungan dan upaya Pemprov. Kalteng dalam melakukan program dan kegiatan percepatan penurunan angka stunting, serta sebagai implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting lanjut dia, maka Gubernur Kalteng telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 14 Tahun 2019 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui Aksi Ela Hindai Stunting Tahun 2019.

Selain itu, Keputusan Gubernur Nomor 188.44/106/2023 Tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Prov. Kalteng yang mana mempunyai tugas dalam mengkoordinasikan, mengsinergikan dan melakukan pemantauan, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan program-program percepatan penurunan stunting.

“Melalui Harganas diharapkan masyarakat Kalteng dapat lebih menyadari akan bahaya stunting dan memperkuat langkah dalam mencegah dan menuntaskan persoalan stunting di Kalteng untuk mencapai kondisi Indonesia Emas pada 2045,”paparnya.

Baca Juga :  Fahrizal Ajak Aparatur Pemerintah Lawan ‘Racun Demokrasi’

Sementara itu, Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi Sukaryo Teguh Santoso mewakili Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat dalam sambutannya mengatakan, amanah yang diberikan pemerintah kepada BKKBN ada dua yakni mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dalam konteks pengendalian penduduk dan mewujudkan keluarga berkualitas.

Sukaryo menjelaskan, perkembangan saat ini tentu saja aspek pengendalian penduduk Indonesia telah mampu mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan baik. Data menunjukan saat ini, setiap keluarga memiliki rata-rata 2,1. Berbeda dengan tahun 1970, rata-rata 5,6.

“Sekarang berkat dukungan semua pihak, para tokoh-tokoh masyarakat, komitmen yang luar biasa rata-rata perempuan di setiap reproduksinya melahirkan dua”, ungkap Sukaryo. (asro)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Dukung Kelembagaan JIGN Diperkuat

Pemprov Kalteng

Dukung G20, Kalteng Revitalisasi Anjungan di TMII

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Raih Penghargaan dari Kemenkum HAM

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Prioritaskan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Pemprov Kalteng

Gubernur Siapkan Tiga Ruang Karantina

Pemprov Kalteng

Bendungan Kapasitas 900 Juta M3 Akan Dibangun di Kalteng

Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Kunjungi BPKP Kalteng, Ini Tujuannya

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Dorong Peningkatan Pemilih