Home / Metro Palangka Raya

Rabu, 17 Mei 2023 - 12:09 WIB

Gerakan Almamater Kalteng Tolak UU Cipta Kerja

Aksi unjuk rasa gerakan almamater di depan Kantor DPRD Kalteng, Rabu (17/5). (Foto : asro)

Aksi unjuk rasa gerakan almamater di depan Kantor DPRD Kalteng, Rabu (17/5). (Foto : asro)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Almamater Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja dan RUU Omnibus Kesehatan, di depan Kantor DPRD Provinsi Kalteng, Rabu (17/5/2023).

Dalam aksi unjuk rasa ini, mereka menyampaikan delapan tuntutan, yakni pertama mendesak presiden segera mencabut Undang-undang Cipta Kerja yang telah disetujui DPR RI, kedua mendesak DPR RI menghentikan proses pembahasan RUU omnibus Kesehatan karena tidak berpihak ke masyarakat.

Selanjutnya ketiga, mendesak pemerintah memberikan kepastian hukum kepada tenaga medis dan kesehatan agar menjalankan profesinya, keempat mendesak Kepolisian Resor Kotawaringin Barat (Polres Kobar) untuk membebaskan warga Desa Kinjil yang ditangkap atas tuduhan dari PT. Bumitama Gunajaya Abadi (BGA).

Kemudian, mendesak Pemerintah untuk segera mengevaluasi izin PT. Bumitama Gunajaya Abadi yang beroperasi di Desa Kinjil.Keenam, mendesak Pemerintah untuk menghentikan proses hukum aktivis hak asasi manusia, Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar.

Ketujuh, mendesak Pemerintah untuk meninjau ulang Proyek Food Estate yang berada di Kalimantan Tengah. Terakhir,  mendesak DPR-RI untuk mencabut Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Koordinator Lapangan Gerakan Almamater Kalteng, Agung Sesar mengatakan, delapan tuntutan tersebut disampaikan pihaknya secara langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Kalteng H Wiyatno. Mereka berharap DPRD Kalteng bisa menindaklanjuti menyampaikan aspirasi tersebut.

“Tuntutan ini akan kami tindaklanjuti setiap harinya,”kata Agung. (asro)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Diduga Korban Laka Tunggal, Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Parit

Metro Palangka Raya

Tipu ASN Ratusan Juta, Anggota BIN Gadungan Diringkus Polisi 

Metro Palangka Raya

Dua Karyawan Bidan Anita Sempat Melawan Pelaku 

DPRD Kota

Perlu Gencar Promosi Potensi Daerah

DPRD Kota

OPD Tak Capai Target PAD Harus Berinovasi

Metro Palangka Raya

TP4D Kejati Kalteng dengar Paparan Pembangunan RSJ Kalawa Atei

Metro Palangka Raya

Hasil Rapid Test Massal Gratis di Bundaran Besar, 9 Orang Reaktif

Metro Palangka Raya

Perampok Bos Bengkel Mobil Ternyata Jambret di Jalan Ramin II