Home / DPRD Kotim

Senin, 20 Maret 2023 - 08:17 WIB

Perlu Gencar Sosialisasi Akta Kematian

Ketua Komisi III DPRD Kotim Dadang saat memberikan keterangan kepada awak media, baru-baru ini. (Foto : Ahmad)

Ketua Komisi III DPRD Kotim Dadang saat memberikan keterangan kepada awak media, baru-baru ini. (Foto : Ahmad)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Ketua Komisi III DPRD Kotim Dadang mengingatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim agar mensosialisasikan ke masyarakat terkait kepengurusan akta kematian keluarga.

“Mereka perlu melakukan sosialisasi yang lebih banyak melalui kecamatan atau kelurahan agar masyarakat melaporkan kematian anggota keluarga supaya di off kan NIK-nya,” kata Dadang, baru-baru ini.

Menurutnya, selama ini masyarakat tidak melaporkan anggota keluarga yang telah meninggal karena tidak mengerti dan tidak memahami cara mengurus akta kematian.

Akibatnya, pemerintah masih membayar BPJS penduduk yang telah meninggal, sehingga ini menjadi pembayaran yang sia-sia. Demikian pula data pemilih, yang mana setiap agenda Pemilu selalu ditemui KTP aktif namun penduduk telah meninggal.

“Masyarakat perlu di edukasi laporkan dan kasih tau. Toh mereka sudah ada formnya. Ujungnya nanti banyak uang menguap sia-sia dan kesimpang siuran data,” bebernya.

Ia menambahkan, selama ini edukasi digencarkan hanya untuk membuat akta kelahiran, ketika lahir, orang tua langsung diarahkan untuk mengurus akta dan KIA. Sementara melaporkan kematian belum tersosialisasi dengan baik ke masyarakat. (ahmad)

Share :

Baca Juga

DPRD Kotim

Komisi III Ajak Masyarakat Kotim Biasakan Rutin Donor Darah

DPRD Kotim

DPRD Kotim Dorong Pemda Jadikan Aspirasi Masyarakat sebagai Prioritas Pembangunan

DPRD Kotim

Stop Pembuangan Limbah ke Sungai

DPRD Kotim

Fraksi PKB Minta Pemkab Perhatikan Nasib Pesantren Kotim

DPRD Kotim

Dewan Minta Pemkab Perhatikan Infrastruktur Daerah Pelosok

DPRD Kotim

Kebijakan Anggaran Pilkada Perlu Dirumuskan dengan Baik

DPRD Kotim

Dewan Tindaklanjuti Hasil Temuan ke Pemerintah Pusat

DPRD Kotim

Pasar Daging Lebih Cocok Dialihkan ke UMKM