Home / Pemprov Kalteng

Rabu, 9 November 2022 - 08:53 WIB

6 Tahun, Gubernur Tuntaskan Pembangunan 15.529 Rumah Layak Huni

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Insert : Foto rumah warga sebelum dan sesudah dibedah.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Insert : Foto rumah warga sebelum dan sesudah dibedah.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dibawah kepemimpinan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah terus berbenah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Kalteng.

Salah satu program yang menyentuh langsung ke masyarakat dengan membangun/membedah rumah warga agar layak huni.

Terbukti, dalam kurun waktu 6 tahun terakhir, Pemprov Kalteng telah menyelesaikan pembangunan rumah layak huni sekitar 15.529 unit, tersebar di sejumlah kabupaten/kota se-Kalteng.

Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah Agus Siswadi menyebutkan, selain memacu pembangunan rumah layak huni, Gubernur H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, serta fokus pada program penurunan angka kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Salah satu program menurunkan angka kemiskinan ini, dengan membangun rumah layak huni bagi masyarakat, sehingga diharapkan dengan menempati rumah layak huni, akan berdampak pada aspek lain, seperti kesehatan warga yang meningkat, ketahanan keluarga, hingga memberikan tingkat kenyamanan baik secara fisik maupun psikis, dan tidak kalah pentingnya akan melahirkan rasa aman.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah per Desember 2021, lanjut dia, jumlah Rumah Tangga saat ini 699.499 unit. Untuk persentase Rumah Layak Huni (RLH) di Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan data BPS – Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) saat ini cenderung meningkat sejak Tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, yakni : – Tahun 2017 sebesar 42,17% ; – Tahun 2018 sebesar 43,79% ; – Tahun 2019 sebesar 47,90% ; – Tahun 2020 sebesar 51,97% ; dan – Tahun 2021 sebesar 55,34%.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Kalteng Ajak Pelajar Gunakan Hak Pilih

Peningkatan Persentase Rumah Layak Huni ini tidak terlepas dari peran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan pemerintah pusat melalui kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota melalui APBD dan DAK.

Dalam kurun waktu 6 tahun sejak tahun 2017-2022, program bedah rumah di Provinsi Kalimantan Tengah telah berhasil meningkatkan jumlah rumah layak huni sebanyak 15.529 unit, yakni : – Tahun 2017 sebanyak 2.000 Unit dengan anggaran Rp. 29.612.500.000,- ; – Tahun 2018 sebanyak 3.570 Unit dengan anggaran Rp. 54.169.500.000,- ; – Tahun 2019 sebanyak 4.000 Unit dengan anggaran Rp. 70.000.000.000,- ; – Tahun 2020 sebanyak 3.999 Unit dengan anggaran Rp. 69.982.500.000,- ; – Tahun 2021 sebanyak 750 Unit dengan anggaran Rp. 15.000.000.000,- ; dan Tahun 2022 sebanyak 1.280 Unit dengan anggaran Rp. 25.600.000.000,-.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengatakan, penyediaan rumah layak huni bagi warga tersebut sangat penting, karena rumah ini merupakan cerminan dari kehidupan yang layak bagi warga.

“Melalui sinergitas dengan pemerintah pusat, kita terus meningkatkan pemenuhan rumah layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang secara umum disebut bedah rumah, dan Alhamdulilah sejak tahun 2017 hingga tahun ini, kita sudah meningkatkan rumah layak huni sebanyak 15.529 unit yang tersebar di 13 kabupaten dan satu kota”ungkap Gubernur kepada awak media, Selasa (8/11).

Baca Juga :  ASN Diimbau Sinergi Jalankan Roda Pembangunan

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2022 ini, program bedah rumah yang telah dilaksanakan di Kalteng sebanyak 1.280 unit. Rumah tersebut tersebar di 13 kabupaten dan 1 kota, yaitu : 1. Kota Palangka Raya : 89 Unit (Kec.Bukit Tunggal, Kec.Panarung dan Kec.Kereng Bangkirai) 2. Kab. Kotawaringin Barat : 99 Unit (Kec.Pangkalan Banteng dan Kec.Pangkalan Lada) 3. Kab. Kotawaringin Timur : 98 Unit (Kec.Kota Besi) 4. Kab. Katingan : 89 Unit (Kec.Kamipang dan Kec.Pulau Malan) 5. Kab. Pulang Pisau : 100 Unit (Kec.Maliku dan Kec.Jabiren) 6. Kab. Kapuas : 80 Unit (Kec.Bataguh, Kec.Kapuas Hilir dan Kec.Selat) 7. Kab. Gunung Mas : 98 Unit (Kec.Rungan Hulu dan Kec.Tewah) 8. Kab. Seruyan : 98 Unit (Kec.Seruyan Hilir) 9. Kab. Lamandau : 88 Unit (Kec.Bulik dan Kec.Lamandau) 10. Kab. Sukamara : 98 Unit (Kec.Pantai Lunci dan Kec.Sukamara) 11. Kab. Barito Selatan : 98 Unit (Kec.Dusun Selatan) 12. Kab. Barito Utara : 98 Unit (Kec.Lahei dan Kec.Lahei Barat) 13. Kab. Barito Timur : 60 Unit (Kec.Dusun Tengah) 14. Kab. Murung Raya : 88 Unit (Kec.Murung). (as/hm)

Share :

Baca Juga

Pemkab Katingan

PAD-PKB Ditarget Rp28 Miliar Optimis Tercapai

Pemprov Kalteng

Pemprov Distribusikan Bansos untuk Korban Banjir DAS Barito

Pemprov Kalteng

Gubernur Minta Tiga Kepala Daerah Siapkan Data Lengkap

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Rakor TPAKD Semester II

Pemprov Kalteng

Kalteng Raih Dua Penghargaan dari Ditjen Perbendaharaan

Pemprov Kalteng

Edy Pratowo Sampaikan Pidato Pertanggungjawaban APBD 2022

Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Tinjau Rapid Test Massal di PPM Sampit

Pemprov Kalteng

Kepala Daerah se-Kalteng Diminta Biayai Pengobatan Warga Miskin