Home / Pemkab Murung Raya

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 07:26 WIB

Pemkab Mura Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Sekda Mura Hermon F Lion dan Ketua TP-PKK Mura Lynda saat membuka rakor Jumat (21/10). (Foto : Idris).

Sekda Mura Hermon F Lion dan Ketua TP-PKK Mura Lynda saat membuka rakor Jumat (21/10). (Foto : Idris).

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menggelar rapat koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kabupaten Murung Raya (Mura) tahun 2022.

Rapat ini dibuka langsung Sekretaris Daerah Hermon, Koordinator Satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Muh Efendi R, Ketua TP PKK Kab. Mura Lynda Kristiane dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, Jumat (21/10/2022).

Kepala Disdalduk KBP3A Kab. Mura Lynda Kristiane mengatakan, pada saat ini pihaknya mengumpulkan sejumlah kepala perangkat daerah, terkait intervensi spesifik dan sensitif daripada penurunan stunting untuk menyatukan semua program-program yang ada di seluruh oraganisasi perangkat daerah terkait.

“Dalam hal konvergensi stunting ini supaya tahun 2023 nanti dalam perencanaan anggaran itu terfokus pada untuk mengatasi dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Murung Raya, jadi itu tujuan kami melaksanakan rapat koordinasi hari ini diharapkan dapat membangun suatu mekanisme kerja yang konvergen, terarah dan terukur,” ungkap Lynda Kristiane.

Baca Juga :  Tiga Pelajar Mura Wakili Kalteng di Popnas Palembang

Sementara itu, Sekda Kab.Mura Hermon dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa Presiden RI Joko Widodo telah mengamanatkan kepada kita semua melalui Peraturan Presiden no. 72 Tahun 2021 untuk bersama-sama secara konvergen melakukan percepatan dan penurunan stunting.

Semua pihak terkait harus bergerak searah dengan tujuan yang sama menuntaskan permasalahan yang menimbulkan resiko stunting, baik intervensi spesifik maupun intervensi sensitive. Dimana Murung Raya berdasarkan SSGI tahun 2021 Kabupaten Murung Raya prevalensi balita stunting berada pada urutan ke-4 tertinggi di Kalimantan Tengah yaitu sebesar 31,8 persen.

“Hasil pendataan keluarga Tahun 2021 keluarga beresiko stunting di Kabupaten Murung Raya juga sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak yang harus kita lakukan, sehingga memerlukan perhatian kita semua untuk lebih fokus dan serius dalam rangka mencapai target Nasional yang ditentukan sebesar 14 persen pada tahun 2024 dan target Kabupaten sebesar 17,26%,” kata Hermon saat membacakan sambutan Bupati Mura Perdie M. Yoseph.

Baca Juga :  Sekda Mura Serahkan SK 7 Orang P3K

Berdasarkan tahapan mekanisme kerja TPPS Daerah yang tertuang dalam rencana aksi Nasional percepatan penurunan stunting Indonesia bahwa setelah terbentuknya tim Percepatan Penurunan Stunting selanjutnya adalah melaksanakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting guna menyusun strategi dan rencana kerja dengan seluruh bidang-bidang dalam percepatan penurunan stunting di wilayahnya.

Hermon juga mengatakan, melalui rapat koordinasi ini diharapkan semua OPD yang tergabung dalam bidang-bidang dapat merumuskan program dan kegiatan dalam rangka intervensi pencegahan dan penanganan stunting yaitu intervensi spesifik intervensi sensitif. (id)

Share :

Baca Juga

Pemkab Murung Raya

Wabup Mura Tutup Pelaksanaan Mura Expo Tahun 2023

Pemkab Murung Raya

Empat Standar Kompetensi Harus Dimiliki Guru di Mura

Pemkab Murung Raya

Pemkab Mura Gagas Vaksinasi melalui Gerai Kecamatan

Pemkab Murung Raya

Investor Diminta Serap Tenaga Kerja Lokal

Pemkab Murung Raya

Askab PSSI Mura Kirim Peserta Pelatihan Berlisensi

Pemkab Murung Raya

Bupati Mura Keluarkan SE Belajar Daring

Pemkab Murung Raya

Bupati Mura Lantik 318 Pejabat Eselon

Pemkab Murung Raya

PKBM Asa Ambang Gelar Seminar Persiapan Penerapan Kurikulum Merdeka