Home / Kobar

Jumat, 7 Oktober 2022 - 13:50 WIB

Bejat, Pria Paruh Baya Tega Perkosa Anak Temannya

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono saat memberikan keterangan kepada awak media, terkait kasus asusila ini, ketika digelar press release di Mapolres Kobar, Jumat (7/10/2022). (Foto : Arodi)

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono saat memberikan keterangan kepada awak media, terkait kasus asusila ini, ketika digelar press release di Mapolres Kobar, Jumat (7/10/2022). (Foto : Arodi)

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Sungguh bejat prilaku pria berinisial SH. Ia tega memperkosa anak gadis dibawah umur yang merupakan anak temanya. Perbuatan bejat ini dilakukan pelaku di semak Jalan Lintas Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama, pada 9 Juli 2022 lalu.

Aksi ini baru terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya ini ke Mapolres Kobar Oktober 2022 ini. Pelaku kemudian ditangkap dan digelandang ke Mapolres Kobar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jumat (7/10/2022).

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengatakan, kasus asusila ini berawal saat korban pada akhir bulan Juni 2022 lalu,kabur dari rumah orang tuanya kemudian tinggal di rumah tersangka yang merupakan teman dari ayah korban.

Saat tinggal di rumah tersangka ini, seminggu pertama keadaan korban baik-baik saja. Kemudian pada Jumat 08 Juli 2022, sekira pukul 19.00 WIB, tersangka mulai bernafsu melihat korban dengan meraba-raba korban beralasan ingin mengoleskan minyak ke perut korban saat itu sedang sakit.

Baca Juga :  Polres Kotim Musnahkan Sabu Senilai Rp 1 Miliar 

Selanjutnya, pada Sabtu 9 Juli 2022 sekitar pukul 11.00 WIN, tersangka kembali mengoleskan minyak ke atas perut korban sampai ke sesuatu yang membuat korban berontak.

“Atas kejadian tersebut korban mulai curiga, sehingga pada malam harinya sekira pukul 19.00 WIB, korban kabur dari rumah tersebut. Ketika korban ingin menyeberang sungai menggunakan getek, tiba-tiba tersangka menyusul korban dan menyuruh korban kembali kerumah tersebut,”ungkap Bayu kepada awak media, saat press release di Mapolres Kobar, Jumat (7/10).

Kemudian sekira pukul 22.00 WIB, tersangka berpura-pura mengantarkan korban ke rumah kakak kandung korban. Namun saat diperjalanan korban dibawa ke jembatan lintas Pangkalan Bun-Kolam.

“Lalu korban disuruh turun dan berbaring di atas tanah, dan tersangka mulai melakukan aksi bejatnya, dengan terlebih dahulu mengancam korban dengan mengatakan, “jangan berisik takut ada orang, saya bawa pisau,”ucap Kapolres menirukan.

Baca Juga :  Pria Mabuk Pukul Pengendara Motor Pakai Balok

Karena takut, akhirnya korban pasrah disetubuhi pelaku. Setelah puas melakukan aksi bejatnya pelaku kemudian mengantarkan korban.

“Atas perbuatannya ini pelaku dikenakan pasal 81 Undang-Undang RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 01 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002, Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,”papar Kapolres.

Sementara itu, dari pengakuan pelaku, nekat menyetubuhi korban karena bernafsu melihat korban yang telah seminggu tinggal di rumahnya.

Akibat tak kuasa menahan nafsunya ini lah ia merencanakan aksinya untuk menyetubuhi korban dengan modus mendekatinya secara perlahan-lahan. Namun karena korban berontak, dan lari dari rumah, sehingga ia terpaksa melakukan aksi bejat tersebut di tepi jalanan. (ya)

Share :

Baca Juga

Kobar

Putus Cinta, Pemuda Kumai Nekat Minum Racun 

Kobar

Terciduk Berduaan, Pemuda Kumai Tewas Dikeroyok

Kobar

Warga Kumai Terciduk Mencuri Buah Sawit

Kobar

Dua Kelompok Tani Mendawai Seberang Diperiksa Polisi

Kobar

Libur Nataru, Wisata Kobar Tetap Buka 

Kobar

Polisi Bongkar Modus Pencurian Manfaatkan Anak-anak

Kobar

DPRD Setuju Sekolah di Kobar Diliburkan dengan Syarat

Kobar

DPRD Kobar Gelar Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan