Home / Kotim

Selasa, 13 September 2022 - 13:38 WIB

Polda Kalteng Ciduk Mucikari Pal 12 Sampit

Anggota Polda Kalteng saat mengamankan tersangka, di Mapolda Kalteng, Selasa (13/9/2022). (FOTO : IST)

Anggota Polda Kalteng saat mengamankan tersangka, di Mapolda Kalteng, Selasa (13/9/2022). (FOTO : IST)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Anggota Ditreskrimum Polda Kalteng berhasil mengungkap kasus prostitusi di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dengan menangkap satu orang wanita berinisial KH (53) selaku mucikarinya.

Wanita ini ditangkap karena memperdagangkan anak di bawah umur berinisial YY (16) dan ZZ (15) serta 12 tuna susila lainnya.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Nanang Avianto melalui Kabidhumas Kombes Pol K. Eko Saputro mengatakan, pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)  ini berawal dari informasi masyarakat.

Menindaklanjuti informasi ini, anggota kemudian melakukan penyelidikan, ke Sampit Kabupaten Kotim pada Sabtu (10/9/2022) lalu, dengan menangkap oknum mucikari ini di kediamannya.

Baca Juga :  Ditinggal Kosong, Rumah Warga di Kecamatan Mentaya Hulu Terbakar

“Jadi untuk membongkar kasus ini anggota awalnya melakukan pemesanan wanita kepada pelaku selaku mucikari via ponsel, dengan harga yang disepakati sebesar Rp 800 ribu untuk dua orang wanita,”ungkap Eko saat press release di Mapolda Kalteng, Selasa (13/9).

Setelah terjadinya kesepakatan, lanjut dia, anggota kemudian dipertemukan dengan dua orang perempuan di bawah umur berinisial YY dan ZZ di tempat karaoke di Jalan Jendral Sudirman Km.12, Kabupaten Kotim. Dimana pada saat penggerebekaan, kami langsung menangkap mucikari, ” ujar Eko.

Baca Juga :  Oleng, Pemotor Tewas Disambar Innova

Dari lokasi, anggota mengamankan barang bukti berupa bukti transfer uang sejumlah Rp. 800 ribu, tiga buah buku register, satu alat kontrasepsi dan uang tunai sebesar Rp. 300 ribu.

“Atas perbuatannya ini, pelaku dijerat dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Tindak Pidana Perlindungan Anak. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 Ayat (1) UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TPPO, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,”tandasnya. (as/hm)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

Kotim

Pertandingan Bola Voli Meriahkan Lokasi TMMD

Kotim

Satpol PP Kotim Bongkar Tempat Isek-Isek di Kawasan Lingkar Kota

Kotim

Gelapkan Sepeda Motor, Edy Santoso Diringkus Polisi

Kotim

Disambar Petir, Gedung Walet Warga Berkobar

Kotim

Rumah Warga Basirih Hulu Berkobar

Kotim

Buruh Pelabuhan Korban Laka Kerja Ditimpa Crane Dimakamkan

Kotim

TMMD Reguler ke-109 Kodim 1015/Spt Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kotim

Meski Berat, Satgas TMMD dan Warga Tetap Semangat