Home / Lintas Kalimantan / Metro Palangka Raya

Jumat, 23 September 2022 - 13:51 WIB

Lebih Efisien, PT Arutmin Site Kintap 100% Beralih ke Listrik PLN

General Manager UIW Kalselteng, Abdul Rohim  saat menjalin kesepakatan kerjasama dengan  PT Arutmin.

General Manager UIW Kalselteng, Abdul Rohim saat menjalin kesepakatan kerjasama dengan PT Arutmin.

TANAH LAUT, KaltengEkspres.com – PT PLN (Persero) mendukung tumbuhnya industri di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan layanan listrik premium kepada PT Arutmin Indonesia Site Kintap bahkan secara resmi beralih 100% ke listrik PLN.

Perusahaan pengolahan batubara yang berlokasi di Kintap, Tanah Laut, Kalimantan Selatan ini menambah kapasitas daya sebesar 4.300.000 Volt Ampere (VA) dan masuk dalam pelanggan Premium Platinum PLN. Melalui layanan premium, PLN memberikan layanan kelistrikan yang lebih andal bagi pelanggan dengan tarif yang terjangkau.

Arutmin Kintap akan disuplai dari dua sumber listrik yang berbeda yang dilengkapi dengan sistem Automatic Changer Over (ACO) sebagai pemindah sumber listrik otomatis apabila terjadi gangguan padam pada sumber listrik utama

.

Mine Manager PT Arutmin Indonesia Site Kintap, Lutfi Qolbirokhim dalam kegiatan peresmian (22/09), menyampaikan terima kasih atas pelayanan dari PLN yang cepat tanggap memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Dengan beralih ke PLN, daya untuk keperluan tambang kami dari huku ke hilir sudah disupply oleh PLN, kami menjadI semakin percaya diri dalam memenuhi kebutuhan produksi, serta makin efisien dalam penurunan biaya pokok produksi, dan ramah lingkungan,” kata Lutfi.

Baca Juga :  Pengacara Kondang Bachtiar Effendi Siapkan Tim Khusus

Diketahui PT Arutmin Indonesia Site Kintap menghasilkan produk unggulan dari Tambang Kintap yaitu Ecocoal. Ecocoal dinilai ramah lingkungan karena memiliki tingkat kekotoran rendah debu (5.5% kering udara) dan rendah sulfur (0.3% kering udara) sehingga menghasilkan pembakaran yang bersih.

Ecocoal memungkinkan pembangkit listrik memenuhi regulasi pembuangan SOx dan NOx tanpa harus memasang atau mengoperasikan mesin pembuangan FGD dan NOx yang mahal. Pembakaran Ecocoal membuat boiler beroperasi secara efisien dan akurat.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager UIW Kalselteng, Abdul Rohim menyampaikan terima kasih kepada PT Arutmin, serta menegaskan komitmen PLN memastikan pasokan listrik hingga pelosok negeri.

“Tugas kami adalah memastikan pasokan listrik ke seluruh pelosok, mendorong laju pertumbuhan perekonomian hingga menciptakan multiplier effect melalui kesiapan pasokan listrik yang prima dan andal untuk industri dan bisnis khususnya di Kalsel dan Kalteng,” tutur Abdul Rohim.

Baca Juga :  Relawan Haji Denny Banjarmasin Adakan Pasar Murah Keliling

Selain itu dirinya menegaskan PLN selalu siap berkolaborasi, tumbuh dan berkembang bersama industri di Kalimantan sebagai pemasok energi listrik pada sektor-sektor Industri. Hal tersebut tak lepas dari kecukupan daya yang tersedia di Kalsel dan Kalteng saat ini yaitu surplus sebesar 480 Mega Watt.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya, pengaktifan ini menjadi bukti bahwa PLN mendapat kepercayaan penuh dan siap melayani kebutuhan listrik industri. Semoga sinergi antara PLN dan Arutmin terus terjaga, sehingga dapat memberikan manfaat. Pelanggan fokus mengurus bisnisnya, kami akan urus listriknya,” pungkas Abdul Rohim. (adv)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

Lintas Kalimantan

Babak Belur!! Maling Motor Diamuk Masa

Metro Palangka Raya

BNNP Kalteng Ungkap Barbuk 500 Gram Sabu dari Pengedar Lintas Provinsi

Metro Palangka Raya

Dipicu Utang, Penyebab Napi Rutan Palangka Raya Nekat Gantung Diri

Metro Palangka Raya

Pengedar Sabu Jalan Murjani Dibekuk Polisi

Metro Palangka Raya

KPU Kalteng Launching Pilgub Kalteng 2020

Metro Palangka Raya

Tertidur, Uang dan Ponsel Raib Digasak Maling 

DPRD Kota

Dewan Minta Pemko Palangka Raya Dukung Sapras PMI

Metro Palangka Raya

Disambar Petir, Buruh Bangunan Meninggal dalam Keadaan Bersujud