Home / Lintas Kalimantan / Metro Palangka Raya

Kamis, 4 Agustus 2022 - 11:15 WIB

PLN Energize Listrik Pelanggan Tegangan Tinggi Pertama di Kalimantan

Unsur Pimpinan dan petugas PLN saat foto bersama.

Unsur Pimpinan dan petugas PLN saat foto bersama.

Lebih Efisien, PT Indocement Tunggal Prakarsa Beralih ke Listrik PLN

BATULICIN, KaltengEkspres.com – Industri merupakan salah satu penggerak perekonomian nasional. Sebagai BUMN yang bergerak di bidang penyediaan energi listrik, PLN berkomitmen untuk terus dapat memberikan dukungan bagi pertumbuhan industri di Indonesia dengan menyediakan pasokan listrik yang andal.

Pada Rabu (03/08/2022) siang, PLN resmi melakukan energize penyalaan listrik perdana dengan total daya 50.000 kVA untuk PT Indocement Tunggal Prakarsa Plant 12 Tarjun (PT ITP) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sekaligus menjadikannya sebagai pelanggan tegangan tinggi pertama di Kalimantan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Tonny Bellamy mengatakan, untuk meningkatkan keandalan PT ITP mengalihkan seluruh pasokan listrik menggunakan layanan PLN per 3 Agustus 2022.

Dengan berpindah ke PLN, maka perusahaan diproyeksikan dapat menghemat biaya operasi dan mendapatkan suplai listrik yang lebih berkualitas dan andal sehingga proses produksi akan lebih efisien.

“PLN siap kolaborasi, tumbuh dan berkembang bersama industri Indonesia guna menggerakkan roda perekonomian bangsa. Dengan mempercayakan kebutuhan listrik kepada PLN, PT ITP akan lebih fokus dengan bisnis dan PLN akan memberikan kontribusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan,”ujarnya.

Baca Juga :  Peduli Masa Depan Kalsel, Relawan Banua Muda Kota Banjarbaru Dukung Haji Denny

Menurut Tonny, pihaknya siap melayani dengan menjaga keandalan listrik karena PLN sangat mendukung tumbuhnya bisnis dan investasi di Kalimantan Selatan, Dengan adanya surplus listrik, membuat PLN dapat memenuhi kebutuhan listrik pelanggan.

“Energize pelanggan tegangan tinggi pertama di Kalimantan ini menunjukkan kesiapan PLN dalam memberikan layanan prima kepada pelanggan. Saya meyakini pasokan listrik yang melimpah merupakan motor penggerak roda ekonomi di Kalimantan Selatan,”kata Tonny.

Tonny menjelaskan, Sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan pada Sistem Barito – Mahakam saat ini memiliki daya mampu sebesar 1.705 MegaWatt (MW) dengan beban puncak 230 MW, sehingga memiliki cadangan daya 475 MW yang siap digunakan untuk melayani kebutuhan pelanggan.

“Saat ini sistem kelistrikan Kalimantan Selatan sangat prima dengan cadangan pasokan daya mampu mencapai 475 MW, dan PLN siap memberikan solusi energi terbaik bagi pelanggan khususnya segmen industri dan bisnis,”ucapnya.

Proses migrasi daya dilakukan PLN melalui sinergi PLN UIW Kalselteng – PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran UIKL) Kalimantan, dan PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) dalam proses energize ini sebanyak total daya 50.000 MVA disalurkan ke Konsumen Tegangan Tinggi PT ITP.

Dengan beralihnya pasokan listrik PT ITP ke PLN, maka per 3 Agustus 2022 perseroan menghentikan operasi pembangkit PLTU 1×55 MW miliknya.

Baca Juga :  Pelaku Penipuan Modus Pengobatan Melalui Barang Antik, Dibekuk Polisi

Sementara itu, General Manager PT ITP, Retnawan Widhiantoro, menuturkan, dengan beralih ke listrik PLN dirinya berharap proses produksi PT ITP akan lebih baik dan stabil.

“Dengan beralih ke listrik PLN yang kita tahu jaringannya kuat dan andal harapan kami tidak akan terjadi gangguan, dan tentunya keandalan operasi pabrik kami akan lebih baik,” kata Retnawan.

Menurut kalkulasi lanjut dia, setelah beralih menggunakan listrik PLN ongkos produksi akan lebih efisien dibandingkan menggunakan power supply turbin sendiri.

“Di zaman sekarang sulitnya mendapat bahan bakar batu bara, serta pertimbangan harga PLN yang kompetitif ujung-ujungnya mendapatkan cost energy power yang lebih murah. Dengan menggunakan PLN dapat saving 10-15% terhadap biaya operasi,” ungkap Retnawan.

Kalimantan Selatan sebagai wilayah penyangga ibu kota negara diprediksi akan semakin tumbuh banyak industri dan sentra ekonomi baru di wilayah tersebut. Dengan ketersediaan daya listrik yang mencukupi, PLN pastikan kebutuhan daya di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat terlayani dengan baik. (adv)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Empat Pengedar Sabu Ditangkap Saat Mengendarai Mobil

Metro Palangka Raya

Wagub Kalteng Tegaskan Bongkar Oknum Pejabat Terlibat OTT

Metro Palangka Raya

Rumah Pengusaha Roti Dibobol Maling, Mobil dan Motor Dibawa Kabur

DPRD Kota

Sigit: Pemberantasan Narkotika Tidak Bisa Hanya Kepolisian 

Metro Palangka Raya

Suporter Rusuh, Usai Laga Kalteng Putra vs Madura United

Metro Palangka Raya

Sah! MK Tolak Gugatan Ben-Ujang 

Lintas Kalimantan

Mantap! H Denny Indrayana Sambangi Warga Korban Banjir Tanah Laut

Hukum Kriminal

Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dilarutkan Pembersih Lantai