Home / Daerah / Hukum Kriminal / Lamandau

Senin, 23 Mei 2022 - 18:00 WIB

Pembunuh Kakak Ipar Diganjar 15 Tahun Penjara

SIDANG PUTUSAN - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Nanga Bulik membacakan vonis dalam sidang putusan yang digelar secara daring (virtual). (Adzzikra El Varsha)

SIDANG PUTUSAN - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Nanga Bulik membacakan vonis dalam sidang putusan yang digelar secara daring (virtual). (Adzzikra El Varsha)

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Pembunuh kakak ipar, Agustinus Nabuasa akhirnya diganjar 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Senin (23/5/2022).

Menurut Majelis Hakim, Terdakwa terbukti melakukan pembunuhan terhadap Yeremias, yang tak lain adalah kakak iparnya sendiri.

“Menyatakan Terdakwa Agustinus Nabuasa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dakwaan subsider, Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 15 tahun,” ucap Hakim Ketua Stephanus Yunanto Ariwendho saat membacakan vonis pada sidang putusan di PN Nanga Bulik.

Baca Juga :  Gali Potensi Daerah Melalui Pelatihan UMKM

Sementara, Humas PN Nanga Bulik Ade Andiko menjelaskan, Vonis Majelis Hakim tersebut lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut hukuman penjara selama 10 tahun.

“Tuntutan penuntut umum 10 tahun, naik 5 tahun,” ujarnya.

Selain itu, Ade menyebutkan hal yang memberatkan terdakwa adalah telah membunuh korban dengan cara yang keji. Selain itu, juga dinilai telah meresahkan masyarakat dan mengakibatkan duka mendalam bagi keluarga korban.

“Perbuatan terdakwa membunuh korban dengan cara yang keji, terdakwa ini meresahkan masyarakat,” jelas Ade.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan tersebut terjadi lantaran terdakwa sakit hati karena istrinya dimarahi oleh korban Yeremias yang merupakan kakak iparnya sendiri.

Baca Juga :  Residivis Kambuhan Diterkam Macan Kalteng

Mirisnya, usai menghabisi nyawa Yeremias, Agustinus kemudian membuang mayat kakak iparnya itu ke sebuah embung di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Pilar Wana Persada.

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi di dalam barak karyawan C1 Afdeling 7B LA PT Pilar Wana Persada, Desa Bakonsu Kecamatan, Lamandau Kabupaten Lamandau.(el/*)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

Daerah

Sering Melintas di Jalan Raya, Keberadaan Hewan Ternak Liar Dikeluhkan Warga

Kotim

Satgas TMMD Distribusikan Profil Tank untuk Keperluan MCK di Pos Terpadu

Barito

Pegawai Disdukcapil Barut Tewas Gantung Diri

Kotim

Masyarakat Disediakan Jembatan Darurat Selama Kegiatan TMMD

Kobar

Bakar Lahan, Petani dan Karyawan Perusahaan Ditangkap Polisi

Barito

Idul Adha, Polres Bartim Potong 5 Ekor Sapi dan 4 Ekor Kambing

Barito

Sering Hujan, Satgas TMMD dan Warga Sigap Amankan Material

Kotim

Ini Dampak Ekonomi Dirasakan Warga Ketika Program TMMD Tuntas