Home / Daerah / Lamandau

Jumat, 6 Mei 2022 - 17:44 WIB

Di Atas 8 Ton Dilarang Lewat Jalan Aspal

DITIMBANG - Sejumlah kendaraan ditimbang menggunakan alat timbang portable. Jika melebihi batas maksimum, bakal ditindak. (Adzikkra El Varsha)

DITIMBANG - Sejumlah kendaraan ditimbang menggunakan alat timbang portable. Jika melebihi batas maksimum, bakal ditindak. (Adzikkra El Varsha)

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Sejumlah jalan di Kabupaten Lamandau kini punya aturan ketat. Angkutan barang dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) 8 ton ke atas dilarang naik ke atas aspal. Mereka hanya boleh melintas melalui jalan tanah di samping jalan aspal.

Sebelum memberlakukan aturan tersebut, Dinas terkait telah lakukan sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 6 tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Hasil Produksi Pertambangan dan Perkebunan.

“Diharapkan ini dapat mencegah kerusakan jalan dan menekan angka kecelakaan yang disebabkan oleh kerusakan jalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamandau, Triadi saat dihubungi Pada Jumat (6/5/2022).

Baca Juga :  Delapan Penjudi Digelandang ke Kantor Polisi

Dengan kualitas jalan yang baik dan terjaga diharapkan kegiatan perekonomian dan mobilitas masyarakat bisa lebih lancar tanpa ada hambatan jalan rusak.

“Kami sudah pernah melakukan sosialisasi kepada perusahaan dan masyarakat. Diharapkan aturan ini bisa dilaksanakan,” ucapnya.

Ia juga menyebut bahwa saat sosialisasi berlangsung, salah satu warga sempat mengusulkan untuk mendirikan portal setinggi 3,5 meter. Karena menurut mereka imbauan di baliho sering tidak digubris oleh para supir.

Baca Juga :  Kejar Target 25 Ribu PTSL, BPN Kapuas Minta Dukungan Kecamatan dan Kelurahan

“Namun dari pihak Pospol menyampaikan bahwa hal tersebut tidak diperkenankan,” jelasnya.

Selanjutnya agar jalan produksi yang berupa jalan tanah di samping jalur aspal dapat dirawat oleh perusahaan agar bisa lebih nyaman dilintasi kendaraan. Perawatan bisa dilakukan dengan penyiraman dan penimbunan.(el/*)

Share :

Baca Juga

Kotim

H-1 Penutupan TMMD, Sasaran Fisik Sudah Hampir Semua Rampung

Daerah

Minta Nelayan Manfaatkan Bantuan Perikanan Dengan Baik

Kobar

Bejat, Modal Rayuan, Duda Ini Garap Keperawanan Gadis ABG

Kobar

286 KK di UPT Kumai Seberang Terima Sertifikat Hak Milik

Kobar

Polisi Tetapkan Kepala Rombongan Penambang Emas Tersangka 

Barito

Diduga Tak Penuhi Baku Mutu, Depot Air Minum di Barsel Diminta Diperiksa

Katingan

Bupati Prihatin Terhadap Siswa Jadi Pelaku Pencurian Walet

Seruyan

Geger..Warga Seruyan Melahirkan di Tepi Jalan