Home / Hukum Kriminal / Lamandau

Senin, 28 Maret 2022 - 15:02 WIB

Kawanan Perampok Bos Walet Dibekuk Polisi

PERS CONFERENCE- Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo memggelar siaran pers usai meringkus kawanan perampok. (Foto - Adzzikra El Varsha)

PERS CONFERENCE- Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo memggelar siaran pers usai meringkus kawanan perampok. (Foto - Adzzikra El Varsha)

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Jajaran Polres Lamandau akhirnya berhasil meringkus pelaku perampokan bos walet (pengepul sarang burung walet) yang beraksi di Desa Bukit Raya, Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, pada Jumat, (25/2/2022) lalu.

Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo menjelaskan, para tersangka berinisial PD, SR dan YN ternyata residivis. Bahkan, para tersangka juga melakukan kejahatan serupa di daerah lain.

“Pelaku merupakan sindikat spesialis perampokan dan pembobolan sarang burung walet,” terang Kapolres di Aula Satreskrim Polres Lamandau. Senin (28/3/2022).

Terkait modus operadi, beber arif, sepuluh orang berangkat dari Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggunakan dua unit mobil menuju rumah korban yang ada di Desa Bukit Raya.

Setibanya di sekitar rumah korban, pada pukul 21.00 Wib, para tersangka berpindah kendaraan. Tujuh orang menuju rumah korban dan sisanya tiga orang menunggu di mobil sekaligus mengawasi situasi sekitar.

Baca Juga :  Residivis Curat Tumbang Didor Polisi

“Satu orang bertugas mengetuk pintu rumah korban. Setelah dibukakan pintu, tersangka langsung merangsek ke dalam rumah. Korban lalu diikat dan diancam akan dibunuh jika melawan,” sebut Kapolres.

Setelah mendapatkan uang dan sarang walet, terang Arif, para tersangka langsung pergi meninggalkan rumah korban dan membawa satu unit mobil korban.

“Mereka membawa 60 Kg sarang burung walet dan uang sebesar Rp 180 juta. Mobil korban yang sempat dibawa akhirnya ditinggalkan begitu saja tidak jauh dari rumah korban,” ujarnya.

Saat ini lanjut Kapolres, pihaknya bekerjasama dengan Polres Kotawaringin Barat (Kobar) telah mengamankan enam orang tersangka dari total terduga pelaku berjumlah sepuluh orang.

“Tiga orang ditahan di Rutan Polres Kobar, tiga orang ditahan di Rutan Lamandau dan empat orang lagi masih buron,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Tawuran dan Merusak Kaca Sekolah, 19 Pelajar Diciduk

Meski demikian, Kapolres mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). “Kita sudah kantongi identitasnya, masih kami dalami,” ucap dia.

Dari ketiga tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp 9.850.000, handphone Nokia warna hitam dan satu unit mobil yang diduga sering digunakan para tersangka untuk beraksi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 Ayat 2 KHU Pidana dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 12 tahun penjara karena aksi tersebut dilakukan bersama-sama atau dua orang lebih.(el/*)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

Lamandau

Dua Hari, Sudah 70 Pengendara Terjaring di Lamandau

Lamandau

Bupati Ambil Sumpah Janji 152 PNS Lamandau

Daerah

MUI Diminta Dukung Program Strategis Pemerintah

Lamandau

Bupati Apresiasi Kehadiran Kepala Daerah di Pembukaan Pesparawi

Hukum Kriminal

Polres Katingan Siapkan Hand Sanitizer di Setiap Sudut Ruang Kantor

Lamandau

18 Jamaah Calon Haji Lamandau Dipastikan Batal Berangkat

Daerah

Bupati Temui Mahasiswa Lamandau di Palangka Raya

Hukum Kriminal

Mayat Mengapung di Sungai Kahayan Pegawai Pengadilan Tinggi Kalteng