Home / DPRD Kotim

Selasa, 8 Februari 2022 - 14:41 WIB

Perlu Optimalisasi Vaksin ke Masyarakat

Anggota DPRD Kotim Ary Dewar.

Anggota DPRD Kotim Ary Dewar.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Kotim Ary Dewar mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan realisasi vaksinasi. Hal ini untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19 maupun varian baru seperti Omicron dan lainnya.

“Vaksinasi harus dikebut sebelum badai geombang ketiga Virus Omicron tersebut. Vaksinasi ini ikhtiar kita agar tidak mudah tertular Covid-19. Makanya kami terus mendorong vaksinasi ini dioptimalkan. Kalau bisa, minimal vaksin dosis kedua. Bagus lagi kalau sampai booster,” kata Ary Dewar kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) terhadap 8 orang yang terdeteksi terkena covid-19 baru-baru ini perlu di waspadai. Karena dari tujuh orang tersebut merupakan warga Kabupaten Kotawaringin Timur, sedangkan satu orang adalah warga Kabupaten Seruyan.

Baca Juga :  Hasil Pertemuan Pemda Kotim dan Kemenhut Dipertanyakan

“Temuan ini sudah dikoordinasikan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan. Hal itu lantaran beberapa penderita mengalami gejala seperti orang yang terpapar Omicron. Saat ini delapan penderita tersebut menjalani isolasi mandiri,”ungkap Ary.

Baca Juga :  Lonjakan Pemudik Harus Diantisipasi

Menanggapi kondisi ini, Ary Dewar menilai situasi saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Munculnya kembali Covid-19 di daerah ini harus disikapi dengan meningkatkan kembali upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan. (Ry)

Share :

Baca Juga

DPRD Kotim

Pelayanan Kesehatan Dinilai Belum Sesuai Harapan

DPRD Kotim

Banggar DPRD Kotim Dorong Pemkab Optimalkan Gali Pendapatan

DPRD Kotim

Ketua DPRD Kotim Apresiasi Produk UKM Kotim

DPRD Kotim

Dewan Dukung Pemberhentian Tekon Dikaji Kembali

DPRD Kotim

Dewan Dukung Rotasi dan Promosi Jabatan ASN

DPRD Kotim

Dewan Apresiasi Terobosan Inovasi Pemdes Bapeang

DPRD Kotim

Dewan Minta Depo Sampah dalam Kota Ditambah

DPRD Kotim

Blank Spot, Sejumlah Desa Tak Ikut Program Digitalisasi