



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotim untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako di pasaran, dengan rutin melakukan pemantauan di lapangan.
“Dinas terkait harus sering-sering turun ke lapangan supaya tahu kalau harga komoditas tertentu mulai naik,” kata Juliansyah kepada awak media, Rabu (9/2).
Menurutnya, jika di lakukan pemantauan dan diketahui adanya kenaikan harga begitu tinggi. Maka instansi tersebut harus segera mengambil langkah untuk mencegah lonjakan harga agar tidak sampai membebani masyarakat.
“Pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok harus terus dilakukan. Karena tidak lama lagi bulan suci Ramadhan maka perlu dilakukan antisipasi agar harga kebutuhan pokok tidak sampai melambung tinggi,”ujarnya.
Salah satunya lanjut dia, seperti harga minyak goreng yang terjadi belum lama ini, seharusnya sudah bisa diketahui ketika harga beranjak naik.
‘Jika kemudian diambil langkah cepat maka harga tidak sampai melonjak tinggi dan membebani masyarakat,”ucapnya.
Juliansyah mengapresiasi pemerintah yang kemudian menurunkan harga minyak goreng. Kebijakan itu diharapkan bisa membuat harga minyak goreng di pasaran, termasuk di pasar-pasar tradisional kembali normal. (ahm)