Home / Kobar

Minggu, 30 Januari 2022 - 14:49 WIB

Para Korban Somasi Bandar Arisan Bodong

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Para korban arisan bodong mengajukan somasidengan menggandeng pengacara, agar hak uang mereka bisa kembali.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang korban berinisial D. Menurutnya, ia bersama lima orang korban lainnya kini sudah menggandeng pengacara, sesuai arahan dari pengacara, pihaknya akan mengajukan somasi.

“Kami para korban arisan IDF sudah berbincang dengan kuasa hukum kami. Langkah awal disepakati akan mengajukan Somasi pada keluarga tersangka, agar uang kami bisa kembali,” ungkapnya.

Ia mengatakan, bahwa dirinbya tertipu sebesar Rp 17 juta dengan memasukkan dua nama. Namun, hingga hampir habis masa waktu arisannya, belum pernah sekalipun menerima hasilnya.

Baca Juga :  Tak Kuat Nanjak, Truk Fuso Bermuatan Peti Kemas Hancurkan Rumah Warga

“Uang itu amanah dari almarhumah ibu saya yang sebenarnya akan digunakan untuk membeli sapi,” ucapnya sambil berlinang air mata.

Uang Rp 17 juta itu cukup banyak baginya sebagai orang kecil. Dia pun tidak akan berhenti terus berjuang dan berupaya agar uangnya bisa kembali.

Sementara itu, kuasa hukum dari 5 korban arisan bodong, Azhari Syafaat menegaskan, siap membantu para korban arisan bodong tersebut secara gratis, saya kasihan sama para korban tersebut.

“Saya tegaskan, saya ikhlas ingin membantu para korban, yang mayoritas ibu-ibu ini,” ucapnya.

Azhari menambahkan, korban akan mengajukan somasi terlebih dahulu. Jika tidak mendapat respon atas somasi yang dilayangkan, maka pihaknya akan mengajukan gugatan perdata.

Baca Juga :  Ditinggal Salat Jumat, Mobil Parkir Nyaris Dibobol Maling

“Jadi, pertama kami ajukan somasi. Semoga ada iktikad baik dari tersangka dan keluarganya untuk dapat mengembalikan hak-hak para korban,” jelasnya.

Kasus ini bermula saat tersangka IDF menghentikan arisan online yang dibuatnya tanpa sebab dan akibat secara sepihak. Hal ini memicu protes dari para anggota arisan yang merasa dirugikan.

Lantas sejumlah korban pun mendatangi kantor polisi untuk melaporkan tersangka IDF atas kasus dugaan penggelapan dan penipuan.

Akibat perbuatannya tersebut, IDF dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan serta terancam hukuman paling lama 4 tahun penjara. (yr)

Share :

Baca Juga

Kobar

Riwayat Perjalanan dari Surabaya 1 Orang Dinyatakan PDP, 7 Orang Dipulangkan

Kobar

Pria Bersenpi Rampok Toko Emas di Pangkalan BantengĀ 

Kobar

Buang Sampah Sembarangan, IRT Nyaris Ditangkap Warga

Kobar

Laka Tunggal, Bus BNN Kobar Terguling di Desa Pasir Panjang

Kobar

TNI AD Buka Pendaftaran Bagi Lulusan SMP

Kobar

KSOP Kumai Rapat Gabungan Persiapan Angkutan Lebaran

Kobar

Fatur Tewas Terseret Tali

Kobar

Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 RSSI Pangkalan Bun Menjadi 4 Orang