Home / Kobar

Kamis, 23 Desember 2021 - 21:57 WIB

Security Perusahaan Dikeroyok Belasan Warga

Korban saat menceritakan kejadian kepada anggota Polsek Aruta Kamis (23/12).

Korban saat menceritakan kejadian kepada anggota Polsek Aruta Kamis (23/12).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Salah seorang petugas security perkebunan kelapa sawit PT GSYM anak group PT Astra di Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kobar, berinisial YN dikeroyok belasan warga, Selasa (21/12/2021), sekira pukul 11.30 WIB.

Pengeroyokan ini buntut dari dipergoknya aksi pencurian buah kelapa sawit yang dilakukan sejumlah oknum warga di areal blok 10 Carly Afdeling oleh security tersebut. Tak hanya mengeroyok mereka juga mengintimidasi keluarga mandor dengan senjata tajam (sajam).

Saat ini sejumlah oknum warga tersebut telah diamankan di Mapolsek Aruta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kejadian berawal saat korban patroli dan mendapat laporan adanya sekelompok orang yang memanen buah kelapa sawit di blok 10 Afdeling Carly PT. GSYM. Korban yang merupakan karyawan PT SINP-PBNA ini kemudian meminta bantuan petugas kepolisian yang melakukan pengamanan di PT. SINP-PBNA untuk mendatangi lokasi.

Mereka kemudian berangkat ke lokasi di blok 10 Afdeling Carly PT. GSYM menggunakan mobil. Namun saat sampai di lokasi, mereka langsung di kejar oleh warga berinisial E bersama temannya menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis parang.

Baca Juga :  Putus Asa, Pemuda 21 Tahun Panjat Tower TVRI

Merasa terdesak, korban bersama dua temanya kemudian menghubungi Anggota Polsek Arut Utara (Aruta) yang bertugas di daerah setempat. Dengan sigap anggota Polsek Aruta berinisal ED langsung datang ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan melerai keributan tersebut.

Melihat adanya Anggota Polsek Aruta, oknum warga berinisial E dan temannya langsung pulang. Tidak berapa lama setelah itu, sejumlah warga ini kemudian mendatangi rumah mandor 1 di Afdeling Carly untuk mengintimidasi keluarga mandor tersebut.

Selanjutnya korban bersama anggota Polsek Aruta berinisial ED dan dua warga, menuju ke lokasi yang dimaksud, namun sesampainya di lokasi, saat itu warga tersebut sudah pergi.

Tidak lama kemudian datang oknum warga berinisial E bersama dengan dua temannya berinisial I, dan BA, serta beberapa orang lainnya berjumlah sekitar 12 orang sambil berteriak menyebut nama korban dan mandor.

Baca Juga :  Mahasiswi Tewas Disengat Listrik

Kemudian salah seorang dari warga berinisial I langsung memegang tangan korban lalu menariknya dan langsung memukul korban dibagian bawah mata sebelah kanan. Saat bersamaan oknum warga berinisial E ikut memukul kepala korban dengan menggunakan 1 bilah senjata tajam jenis mandau.

Lalu, beberapa orang menyerang dan memukuli kepala serta badan korban. Beruntung saat itu salah seorang angggota Polsek Aruta yang datang ke lokasiĀ  dengan sigap merangkul dan memisah korban dari pengeroyokan belasan warga tersebut.

Tak terima dengan kejadian ini, korban melapor ke Mapolsek Aruta. Bergerak cepat anggota kemudian menangkap puluhan pelaku pengeroyokan ini.

Terpisah saat dikonfirmasi Kapolsek Arut Utara Iptu Agung Sugiharto membenarkan adanya kejadian pengeroyokan tersebut. Saat ini kata dia, pihaknya telah mengamankan puluhan pelaku di Mapolsek Aruta.

“Para pelaku ini masih menjalani pemeriksaan dalam kasus tersebut,”ungkap Kapolsek via ponsel, Kamis (23/12/2021). (yr)

Share :

Baca Juga

Kobar

Mucikari Prostitusi Online Kelurahan Baru Diringkus Polisi

Kobar

Jual Sabu, Buruh Bangunan Diringkus Polisi

Kobar

Belum Ditemukan, Pencarian Rusli Kerahkan 17 Orang Pintar

Kobar

Letkol Infantri Muhammad Roni Sulaiman Jabat Dandim 1014 Pangkalan Bun

Kobar

Ratusan Peserta Meriahkan Pawai Nasi Adab

Kobar

Disdukcapil Musnahkan 13.995 Lembar e- KTP Rusak

Kobar

Curi Ponsel, Dua Pemuda Diringkus Polisi

Kobar

Mulai Hari Ini, Operasi Patuh Telabang Dilaksanakan di Kobar