Dihantam Ombak, Perahu Motor Terbalik, Satu Orang Hilang

Tim sar gabungan saat melakukan pencarian di Das Katingan, Selasa (28/12/2021).

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Sebuah perahu motor atau biasa disebut ces bermuatan dua orang bernama M Sopo Nyono alias Nyono dan Ahmad Abidin alias Rohman warga Desa Setia Mulya Kecamatan Katingan Kuala, mengalami kecelakaan terbalik dihantam gelombang disertai angin kencang.

Peristiwa nahas ini terjadi di Sungai Katingan, tepatnya di Desa Mendawai Kecamatan Mendawai Kabupaten Katingan, Senin (27/12/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Dalam peristiwa ini, satu orang berhasil selamat, sedangkan satu korban lainnya bernama Ahmad Abidin hilang tenggelam.

Kapolres Katingan, AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, melalui Kapolsek Mendawai Iptu Wijianto saat dikonfirmasi via ponsel membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, kedua korban ini merupakan karyawan PT PEAK. Saat ini upaya pencarian telah dilakukan oleh tim gabungan.

“Kejadian ini berawal saat kedua korban tersebut hendak pulang ke desa dari tempatnya bekerja di PT PEAK menggunakan perahu motoris ces. Sebelum sampai ke desanya, kedua korban tersebut mampir dulu di Desa Mendawai, dan istirahat di tepian sungai setempat, ” ungkap Kapolsek.

Setelah selesai makan di perahu ces tersebut, mereka kemudian melanjutkan perjalanan untuk pulang ke desanya. Baru saja hidup Cesnya, tiba-tiba terjadi angin ribut disertai dengan gelombang tinggi menghantam ces tersebut hingga terbalik.

“Akibat kejadian ini kedua korban tersebut tercebur ke sungai. Saat tercebur ke sungai ini lah, satu orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu korban atas nama Ahmad Abidin hilang tenggelam, ” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan pengakuan salah seorang korban yang selamat bernama Jono, seusai kejadian ia sempat berupaya untuk menyelamatkan temannya tersebut, dengan melempar pelampung berupa jerigen kosong.

Ketika dilemparkan, awalnya temannya bisa menyambut, namun tiba-tiba terlepas dari genggamannya setelah itu tenggelam.

“Dari keterangan Jono, temannya itu memang tidak bisa berenang, ” ucap Kapolsek.

Sementara itu, sampai tadi malam upaya pencarian masih dilakukan dengan menyisiri kawasa  sekitar lokasi kejadian. Upaya pencarian ini melibatkan sejumlah warga Desa Mendawai dengan menggunakan kelotok. (MI)

Berita Terkait