Home / Kotim

Rabu, 10 November 2021 - 17:04 WIB

Simpan 2 Paket Sabu, Rahman Diciduk Polisi

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Seorang pemuda bernama Abdul Rahman hanya bisa pasrah saat ditangkap anggota Polsek Ketapang. Pemuda ini ditangkap karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu di barak di Jalan Kuini RT 19 Kelurahan MB Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotim, Senin (8/11/2021) malam, sekira pukul 21.30 WIB.

Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti dua paket sabu dengan berat 0,64 gram, satu pak plastik klip, dan alat hisap berupa bong terbuat dari pipet kaca.

Baca Juga :  Aksi Dua Perampok Bertopeng di Toko Sembako Terekam CCTV

Kapolsek Ketapang AKP Samsul Bahri mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal saat anggota mendapat informasi dari masyarakat bahwa di barak setempat kerap dijadikan tempat transaksi sabu.

Menindaklanjuti informasi ini, anggota kemudian melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku yang saat itu sedang memperbaiki sepeda motornya di depan barak. Ketika dilakukan penggeledahan di dalam barak ditemukan barang bukti 2 paket sabu dengan berat 0,64 gram.

Baca Juga :  Bejat, Pria Paruh Baya Cabuli Bocah 5 Tahun di Kebun Sawit

“Setelah itu, pelaku berikut barang bukti langsung diamankan ke Mapolsek Ketapang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”ungkap Samsul Bahri, Rabu (10/11/2021).

Atas perbuatannya ini, pelaku dikenakan  Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (Ry/hm)

Share :

Baca Juga

Kotim

Ruas Jalan HM. Arsyad Sampit Mulai Diperbaiki

Kotim

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kebun PT BUM

Kotim

Peredaran Narkoba di Kotim Masih Tinggi

Kotim

Prasasti TMMD Jadi Simbol Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kotim

Oknum Anggota DPRD Seruyan Terciduk Saat Membeli Sabu dari Bandar

Kotim

Warga Kotim Digegerkan Penemuan Mayat Mengapung di Parit

Kotim

Bawa Satu Paket Sabu, Warga Cempaga Dibekuk Polisi

Kotim

Sering Gangguan, Pelayanan Pembuatan e-KTP di Disdukcapil Kotim Dikeluhkan Warga