



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo mengungkapkan bahwa pemerintah pusat dan daerah, sejauh ini terus memonitoring perkembangan kasus Covid-19, sekaligus mengantisipasi sebaran apapun varian turunannya.
“Varian Delta Plus baru dilaporkan ditemukan di 42 negara. Varian ini menjadi perhatian karena mudah menular hingga mampu memicu peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan di luar negeri,”ungkap Andjar, Jumat (5/11/2021).
Untuk mengantisipasi varian delta ini lanjut dia, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan memastikan seluruh masyarakat telah tervaksin.
“Kunci pencegahannya yakni dengan disiplin dan segera capai herd immunity melalui vaksinasi”, tegasnya.
Andjar menjelaskan, bahwa varian Delta Plus AY.4.2 sejauh ini memang belum ada data yang lengkap guna memastikan tingkat bahayanya. Namun ada lima hal utama yang harus diperhatikan ialah tingkat penularan, tingkat infeksi, potensi infeksi ulang, dampak diagnosis, serta dampak terhadap vaksin. (as/hm)