Bupati Kobar Lantik 102 Pejabat, Ini Daftarnya 

Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat melantik dan mengambil sumpah janji 102 pejabat eselon dan pengawas serta administrator, Senin (1/11).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Sebanyak 102 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Kobar Nurhidayah di Aula Kantor Pemkab Kobar, Senin (1/11/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kobar Suyanto, Kepala BKPP Kobar Aida Lailawati, Asisten I Setda Kobar Tengku Ali Syahbana dan sejumlah rohaniawan.

Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya terdiri dari 11 orang pejabat pimpinan tinggi pratama, 10 orang pejabat administrator dan 81 orang pejabat pengawas.

Diantaranya Kris Budi Hastuti sebagai Kepala Dinas TPHP Kobar, Juni Gultom sebagai Kepala Bapeda Kobar, Hepy Kamis sebagai Kepala Perikanan Kobar, Rusliansyah sebagai Kepala Disnakertrans Kobar, Fitriyana sebagai Kepala DLH Kobar.

Selain itu, ditunjuk pula Amir Hadi sebagai Kepala Dishub Kobar, Hasyim Mualim sebagai Kepala Dinas PUPR Kobar, Muhammad Daud sebagai Kepala Dinsos Kobar dan Edy Rahman menjabat Kepala Perkim Kobar.

Dilanjutkan Ahmad Yadi sebagai Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Kobar, dan Bambang Djatmiko Trikora sebagai Staf Ahli Bupati Kobar, sementara sisanya mengikuti secara daring.

Usai pelantikan, Bupati Nurhidayah menerangkan, bahwa pergeseran jabatan dalam satuan organisasi perangkat daerah merupakan hal yang wajar dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

“Saya mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik. Pergeseran merupakan hal yang biasa, dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintah daerah,”kata Bupati.

“Harapan tidak lain bagi pejabat yang dilantik diharap menyesuaikan diri dengan tempat dan suasana kerja yang baru,”lanjutnya.

Bupati menambahkan bahwa penyusunan formatur pegawai sudah sejak lama dilakukan, namun baru saat ini mendapat rekomendasi dari pemerintah pusat.

“Tidak ada dadakan, karena memang kita mengskemakan itu sudah jauh-jauh hari, karena beberapa ASN ada yang pensiun, dan kita perlu mengisi itu, agar roda organisasi pemerintahan terus berputar,” tukasnya. (lh/hm)

Berita Terkait