Home / Nasional

Sabtu, 18 September 2021 - 12:19 WIB

Polisi Bongkar Penyelundup 117 Kg Sabu

PEKANBARU, KaltengEkspres.com – Polda Riau bekerjasama dengan Bea Cukai dan Kemenkumham Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 117 kilogram sabu dan 1.000 butir pil ekstasi dari 7 jaringan Malaysia.

Kapolda Riau, Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi didampingi Kakanwil Kemenkumham Riau, Pujo Harinto, dan Kepala DJBC Riau, Agus Yulianto, mengatakan, pengungkapan kasus sabu skala besar ini dilakukan bersama Bea Cukai dan Kemenkumham Riau.

Giat ini dilakukan sejak 18 Agustus 2021 hingga September 2021.

“Kita ungkap peredaran narkoba yang dilakukan oleh 7 jaringan narkoba yang beraksi di wilayah Riau,” kata Kapolda.

Pengungkapan pertama dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2021 di Bengkalis dan Pekanbaru. Dari jaringan ini didapat barang bukti 3 kilogram sabu dan 1.000 butir ekstasi ditangkap di Pekanbaru.

“Kita gerebek di pangkalan travel yang akan dikirim ke wilayah Lampung. Ini dikendalikan oleh saudara AH yang kita tangkap di Ciamis, dia mengendalikan narkoba masuk dan didistribusikan melalui tersangka NS yang kita tangkap di Pekanbaru. Jaringan Malaysia mengendalikan ini, adalah melalui kurir yang dikendalikan oleh seseorang dari Malaysia, nanti diterima oleh AH dan hasilnya akan diserahkan kepada pelaku yang di Malaysia,”ungkap Kapolda.

Tangkapan kedua pada tanggal 26 Agustus 2021, sebanyak dua kilogram sabu yang rencananya akan dikirim ke Jambi, yang berasal dari Malaysia.

Baca Juga :  Ratusan Pelaku Kriminal Madura Dibekuk Polisi

“Penangkapan kedua ada tersangka berinisial ES dan barang bukti 2 kilogram sabu. Dia bekerjasama dengan saudara HT yang akan membawa sabu ini ke Jambi, namun saat di Pekanbaru kita sergap. Jaringan ini dikendalikan oleh saudara LP yang ada di Malaysia,” ujar Kapolda.

Kemudian penangkapan ketiga dilakukan oleh jajaran Polda Riau pada tanggal 29 Agustus 2021, Polda Riau membongkar paket Cargo yang membawa sabu seberat 4 kilogram, yang dikemas dalam kemasan roti kaleng.

Modus para pelaku menyelundupkan barang haram tersebut dengan cara menyisipkan sabu tersebut ke dalam kaleng roti oleh para bandar untuk mengelabui aparat. Setelah itu kaleng roti yang berisi sabu tersebut dikirim ke pembeli.

“Ini berkat kerjasama yang baik dengan penyelenggara cargo, sehingga kita bisa menggagalkan 4 kilogram sabu yang ditaro dalam kaleng roti. Jadi ini seakan-akan adalah paket roti. Ini juga dikendalikan dari Malaysia, melalui becak laut dengan tersangka RP kita tangkap di Pekanbaru, dan kita kembangkan bahwa tersangka sudah dua kali mengirim sabu dengan cara ini, RP kita bekerjasama dengan lapas yang ada di Lampung selatan, kita tangkap tersangka yang berinisial RD, ini rencananya didistribusikan di Lampung,”papar Kapolda.

Baca Juga :  Dipicu Api Lilin, Rumah Warga Terusan Berkobar

Setelah itu, ada tangkapan ke empat dalam sebulan terakhir, oleh Polresta Pekanbaru. Para pengedar narkoba ini beraksi menggunakan kos-kosan yang ada di Pekanbaru, untuk mengelabui aparat penegak hukum.

“Ada jaringan yang memanfaatkan kos-kosan, mereka menyewa tempat kos lalu menyiapkan barang disitu, namun berhasil kita tangkap, ada sebanyak 13 kilogram sabu-sabu, di kos ini sudah dua kali dilakukan transaksi narkoba,”beber Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda menerangkan, tangkapan ke 5 dilakukan oleh Polda Riau bersama Polres Bengkalis, diwilayah Rupat, pada tanggal 7 September 2021. Narkoba yang berasal dari Malaysia dengan berat 46 kilogram itu, dikirim dari Malaysia melalui Pulau Rupat, Bengkalis, dan akan dikirim ke Medan melalui Dumai dan Pekanbaru.

“46 kilo sabu ini dikendalikan oleh saudara YN, JN dan DN yang beralamat di Sumut, nantinya 46 kilogram sabu ini, dan akan dibawa ke Medan menggunakan motor untuk membawa 46 kilogram sabu ini. Kita tangkap mereka di Dumai, dan kita kembangkan, kita temukan saudara BM yang beralamat di lintas Riau-Jambi, di Siberida Inhu. Disana ada gudang tempat barang-barang ini ditampung lalu didistribusikan. Digudang inilah sudah 2 kali dilakukan distribusi sabu, sebelumnya 50 kg sabu, lalu ini kita tangkap 46 kilogram,” tandas Kapolda. (as)

Share :

Baca Juga

Nasional

Meski Diguyur Hujan, Rombongan Presiden Jokowi Tetap Semangat Tinjau Lahan Food Estate

Nasional

Guru SMP Ditembak Mati Saparatis KKB

Nasional

Bos Investasi Bodong EDCCash Dibekuk Polisi

Nasional

Cek Kapasitas Daftar Pelayanan dan Jadwal Operasi Bisa Lewat Mobile JKN

Nasional

20 Pria Bersamurai Rampok Rumah Mewah, 6 Orang Penghuni Disekap

Nasional

Mendagri: Penanganan Covid-19 Jadi Isu Utama Pilkada Serentak 2020

Nasional

Polisi Sita 5 Bom Aktif dan Tangkap 13 Orang Teroris

Nasional

Otak Pelaku Penyerangan di Yahukimo Diringkus