Home / Budaya/Wisata / Kobar

Senin, 16 Agustus 2021 - 13:37 WIB

Pesona Tebing Tinggi, Objek Wisata Alam Bernuansa Sejarah

Objek wisata Tebing Tinggi yang terletak di Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kobar.

Objek wisata Tebing Tinggi yang terletak di Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kobar.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Tebing Tinggi merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang baru dikembangkan dan diberdayakan potensinya oleh Pemerintah Kabupaten Kobar dan Pemerintah Desa (Pemdes) Kumpai Batu Atas.

Wisata yang terletak di Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kobar ini, memiliki keindahan pemandangan alam berupa hamparan hutan dan kebun masyarakat yang bisa di lihat dari ketinggian.

Warga saat bersantai di gazebu saat menikmati suasana alam di objek wisata Tebing Tinggi, pada saat liburan akhir pekan.

Selain itu, wisata yang membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit perjalanan dari Kota Pangkalan Bun ini bisa dijadikan sebagai tempat bersantai menikmati suasana alam saat menghabiskan liburan akhir pekan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kobar Wahyudi mengatakan, objek wisata Tebing Tinggi ini baru dikembangkan Pemkab Kobar sejak tahun 2020 lalu.

Objek wisata ini dilirik untuk diberdayakan karena melihat potensinya cukup menjanjikan. Salah satu daya tariknya adalah wisata alam perbukitan.

Baca Juga :  Hilang Ingatan, Warga Kumpai Batu Atas Ceburkan Diri ke Sumur

Dari lokasi ini, masyarakat bisa melihat pemandangan hamparan hutan dan kebun masyarakat dari ketinggian.

“Wisata ini juga sebagai pelengkap, karena di Kumpai Batu Atas ini, ada wisata kuliner, dan agrowisata. Jadi nantinya kalau masyarakat berwisata ke Desa Kumpai Batu Atas, bisa mengunjungi tiga objek wisata yang ada di desa tersebut,”ungkap Wahyudi.

Wahyudi menjelaskan, ke depan objek wisata Tebing Tinggi ini akan dipromosikan ke masyarakat luas.  Saat ini pihaknya masih menyiapkan fasilitas sarana penunjangnya sehingga nantinya saat dikenalkan ke masyarakat telah memiliki daya tarik tersendiri yang diharapkan bisa menyedot pengunjung wisata lebih banyak.

Sementara itu, dibalik keindahannya ini, ternyata Tebing Tinggi memiliki kisah sejarah. Dulunya, lokasi ini dijadikan sebagai markas gerilyawan pejuang Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Dilokasi itu lah, para pejuang tersebut berlatih strategi perang melawan penjajahan Belanda.

Amir Husin (72), salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Mendawai yang juga merupakan anak pejuang TKR Kobar, Ramli menceritakan, bahwa Tebing Tinggi memiliki kisah catatan sejarah saat para pejuang TKR mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman Agresi Militer Belanda sekitar tahun 1945-1948 atau tujuh dekade silam.

Bangunan kursi dan menara yang berada di kawasan wisata, untuk melihat pemadangan alam dari ketinggian.

Saat berjuang, para TKR menggunakan taktik gerilya untuk menyulitkan Belanda menguasai kembali NKRI khususnya di wilayah Kabupaten Kobar saat itu.

Baca Juga :  Kerap Lakukan Pengancaman, IRT Dilaporkan ke Satpol PP

“Saat itu, wilayah Tebing Tinggi masih dalam kondisi hutan lebat, sehingga memudahkan pejuang untuk bersembunyi dan mengatur taktik serangan dadakan,”ungkap Amir.

Lokasi Tebing Tinggi juga lanjut dia, saat itu terbilang cukup strategis, lantaran bisa ditempuh dengan jalan kaki dari berbagai wilayah, baik dari kawasan pesisir maupun dari Pangkalan Bun.

“Cerita ini saya dapat dari bapak (Ramli bin Arsyad), beliau dulu pejuang TKR yang beroperasi di wilayah darat” ujar Amir Husin.

Menurut Amir, pasca meletusnya Perang Teluk Bogam, pejuang yang berhasil lolos dari kejaran Belanda bersembunyi di Tebing Tinggi, sebelum melakukan serangan balik.

“Disitu juga (tebing tinggi) tempat eksekusi mata-mata Belanda, tapi tidak usah saya sebutkan namanya,”ucapnya.

Saat ini wisata Tebing Tinggi telah dijadikan tempat wisata oleh Pemerintah Desa Kumpai Batu Atas. Untuk memperindah keberadaannya, telah dibangun gazebo dan menara pandang. (adv)

Share :

Baca Juga

Kobar

BRAK!! Dua Pengendara Sepeda Motor Terkapar, Satu Masuk IGD

Kobar

Wabup Imbau Masyarakat Laporkan Penjual Gas Elpiji Nakal

Kobar

Penderita Stroke Ditemukan Tewas Tanpa Busana

Kobar

Wow! Jadi Kampung KB, Populasi Penduduk di Desa Keraya Ditekan

Kobar

PN Pangkalan Bun Minta Maaf ke Awak Media

Kobar

Temuan Benda Kuno Diduga Meriam Ini, di Evakuasi ke Mako Brimob

Kobar

Dewan Dukung Pembatasan Tonase Kendaraan Melintasi Ruas Jalan Kolam

Kobar

Wamen LHK RI Kunjungi TNTP dan Tahura Desa Pasir Panjang
error: Content is protected !!