Home / Kotim

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 08:57 WIB

LPKN Tuding Diskop Kotim Lampaui Wewenang

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Lembaga Pemerhati Khusus Nasional (LPKN) RI, Pengurus Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sudarmaji, menilai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Suparman, beserta jajaran yang membidangi Koperasi, telah melampaui batas wewenang. Pasalnya, keputusan pembatalan ketua terpilih Koperasi Santuai Jaya (KSJ) atas nama Suwa Fransiska terkesan begitu dipaksakan.

Menurut Sudarmaji, pihaknya dari lembaga Permerhati Kotim akan selalu pendampingan Ketua KSJ terpilih hingga nanti mendapatkan haknya. Dimana ia menilai Pembatalan keterpilihan Ketua KSJ terpilih ini nampak begitu ngotot dilakukan oleh pihak Diskop Kotim, mulai dari masalah tercatat di dua kepengurusan koperasi, atas dasar permulaan itulah pihak Diskop Kotim melakukan pembatalan terhadap ketua KSJ terpilih yakni saudari Suwa Fransiska.

Lanjutnya setelah surat pembatalan yang dilayangkan Diskop terhadap Saudari Suwa itu berhasil dibantah pihaknya dengan menunjukan sebuah bukti dasar surat pengunduran diri, dari Suwa Fransiska pada kepengurusan Koperasi Jasa Karya Betang, bahkan menurut dirinya saudari Suwa juga sudah bukan lagi menjadi pengurus Koperasi Jasa Karya Betang sejak 2017 lalu, dan diperkuat dengan berakhirnya masa jabatan kepengurusan Koperasi Jasa Karya Betang semenjak 2016 lalu.

Baca Juga :  Astaga!! Lahan Kosong Terbakar

“Sementara itu, mucul bentuk pencekalan baru lagi, kali ini malah yang dipermasalahkan masalah keanggotaan saudari Suwa, penjelasan dari Pak Annas selaku Kepala Bidang Koperasi adalah sebuah pernyataan dan keputusan sepihak dan jelas sebuah bentuk upaya pencekalan, perlakuan pihak Diskop ini sudah keterlaluan dan sudah melampaui daripada pada wewenang,” ungkap Sudarmaji, Sabtu (14/08/2021).

Lanjut Sudarmaji, Aturan undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian tersebut seakan-akan baru diberlakukan sekarang oleh Diskop Kotim. Sementara Saudari Suwa Fransiska di periode sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai pengurus Koperasi Santuai Jaya, berdasarkan bukti akta notaris kepengurusan periode 2014-2017 saudari Suwa diamanahkan sebagai bendahara dan dalam kepengurusan periode 2017-2020 dirinya kembali ditunjuk sebagai anggota badan pengawas.

“Jika hanya lantaran karena tidak tercatat di Buku Anggota, terus ibu Suwa dinyatakan bukan Anggota, Diskop Kotim sangat keliru mengambil sebuah keputusan, ini jelas sebuah upaya pencekalan yang dilakukan pihak Diskop, padahal kita ketahui bersama dengan bukti yang jelas, bahwa saudari Suwa pernah 2 periode menjadi pengurus KSJ, kalau memang seratusnya bukan anggota kenapa pada kepengurusan periode sebelumnya tidak dipermasalahkan, anehnya setelah terpilih menjadi ketua, upaya pembatalan ini nampak ngotot dilakukan oleh pihak Diskop Kotim sendiri ,” jelasnya.

Baca Juga :  Oknum Perguruan Silat Kotim Pukuli Remaja Cempaga Hingga Babak Belur

Ia menduga dibalik upaya pencekalan ataupun pembatalan ketua terpilih KSJ yang dilakukan oleh pihak Diskop Kotim terhadap saudari Suwa Fransiska, sepertinya ada sebuah kepentingan yang sedang diakomodir oleh oknum Diskop, sehingga keterpilihan Suwa Fransiska sebagai Ketua Koperasi Santuai Jaya, sepertinya dianggap akan menjadi penghalang dari sebuah kepentingan beberapa pihak.

“Atau bisa jadi kepemilikan kartu plasma banyak dimiliki oleh Oknum-oknum dari Diskop sendiri, karena diketahui dari jumlah anggota yang hampir 500 orang lebih tersebut, hanya sekitar 100 orang yang dimiliki oleh orang penduduk asli Desa Tumbang Penyahuan, selebihnya atas nama orang luar semua,” tandasnya. (Ry)

Share :

Baca Juga

Kotim

Generasi Milenial Jangan Sampai Jadi Korban Lakalantas

Kotim

Enam Komplotan Spesialis Pencuri Sarang Walet Digulung Polisi

Kotim

Rumah Kontrakan di Semekto Barat Berkobar

Kotim

Polisi Kantongi Identitas Oknum Yang Dicurigai Pelaku Pembunuhan Nur Fitri

Kotim

Disambar Pikap, Pengendara Motor Beat Terjepit Pohon

Kotim

Sudah Dianggap Keluarga, Satgas TMMD Sering Diundang Acara Hajatan

Kotim

Pengedar Ribuan Zenith dan Dextro Diringkus Polisi

Kotim

Geger! Terjatuh di DAS Cempaga, Warga Cempaka Mulia Barat Tewas Tenggelam