Home / Kotim

Selasa, 6 Juli 2021 - 05:27 WIB

Kios di Kenan Sandan Dirampok Pria Bersajam

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Seorang pedagang bernama Elina (36) terluka saat berupaya membela diri dari peristiwa perampokan yang dialaminya, di sebuah kios miliknya yang terletak di Jalan Kenan Sandan, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (06/07/2021) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

“Sekitar pukul 21.00 Wib, awalnya ada pemuda hendak membeli rokok di warung saya, dia bilang lupa gak bawa uang” ujar Elina.

Baca Juga :  Ini Persentase Sasaran TMMD 109 Kodim 1015 SampitĀ 

Selang beberapa saat pemuda tersebut kembali ke kios milik Elina sembari membawa senjata tajam dan berniat melakukan aksi perampokan.

Elina menerangkan, dirinya sempat melakukan perlawanan saat kejadian.

“Tiba-tiba orang itu kembali bawa parang dan mengancam saya, lalu saya mencoba melawan dan berteriak minta tolong” jelasnya.

Tetangga sekitar yang mendengar teriakannya, segera keluar dan mendapati tangan korban sudah berdarah lalu melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Baca Juga :  Sempat Terlindas Rush, Pengendara Motor Selamat dari Maut

Atas laporan warga, anggota Polsek Baamang bersama warga berhasil menangkap dan mengamankan pelaku perampokan tersebut.

Akibat kejadian itu, ibu Elina mendapat perawatan sekitar 12 jahitan pada telapak tangan kirinya.

“Pelaku kabur setelah membacok tangan saya, sehingga harus mendapat 12 jahitan,” ucap Elina, sambil memperlihatkan tangannya yang sudah dibalut perban kepada awak media.
(Ls)

Share :

Baca Juga

Kotim

Waduh! Sepekan Sudah 552 Pengendara Terjaring di Kotim

Kotim

Wartawan Kotim Antusias Ikuti Lomba Karya Jurnalistik TMMD

Kotim

Miris! Mencuri Uang Ortunya, Remaja Kotim Dipolisikan Ayahnya

Kotim

TNI AL Bantu Amankan Pergeseran Logistik TMMD di Sungai Mentaya

Kotim

Lima Napi Lapas Sampit Dapat Remisi Asimiliasi Rumah

Hukum Kriminal

Budak Sabu Bertato di Ketapang Diringkus Polisi

Kotim

Sekolah TK, SD dan SMP di Kotim Diliburkan

Kotim

Gasak Kotak Amal, Dua Nelayan Diringkus Polisi